We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Is ...?

Is ...?

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 6, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Apakah Tuhan salah menempatkan rasa? Bagaimanakah ceritanya jika kemudian Tuhan menyengaja untuk membuat sakit di hati anak manusia? lalu sempatkah terpikir jika ternyata Tuhan sedang "usil" membuat ujian diambang batas wajar yang ada? Ataukah Tuhan memang menyengaja dengan sederet hikmah yang katanya mesti dituai dengan tahapan pencarian etika? Aku benar-benar tak habis pikir, bagaimana mungkin bisa menyimpan cinta terlarang ini, memendam rasa tak wajar yang tidak seharusnya. Namanya Is, juniorku. Si pemilik lesung pipit tanpa teman yang datang kali pertama dengan tatapan polos miliknya, kelembutan, sifat penyayang serta harapannya yang membubung membuat hatiku tertawan, sayangnya cintaku bertepuk sebelah tangan! Cinta, cerita dan pergolakan intrik dapat ditemukan di buku ini, sungguh merugi bagi mereka yang tidak tuntas membacanya. Salam cinta dan budaya, selamat membaca!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • BALADA KEHIDUPAN
  • L.O.S.T Don't Know How to Love
  • Cinta Suci Zahra✓
  • My Love And Family Story
  • 21- Qinthara's
  • Namanya Intan (TAMAT)
  • Alhamdulillah Berjodoh
  • PESAN UNTUK RAYAN

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines