UNSIGN : Nice to Meet You

UNSIGN : Nice to Meet You

  • WpView
    Reads 14,567
  • WpVote
    Votes 1,145
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 18, 2018
[Romance, Action, Science Fiction] "Ini tentang nyawa, kekasihmu? Atau seluruh umat manusia?" Siapa yang bisa menyalahkan takdir? Otak manusia terkadang menstimulus logika yang melandasi nalar. Semua terlihat seperti realita, namun semu. Saat sebagian dunia masih berjalan normal, dan sebagian yang lain telah lenyap, semua berambisi saling menghancurkan. Kehidupan normal bagi Amanda adalah masa lalu yang takkan pernah bisa terulang. Semua menjadi begitu rumit saat dia bertemu Edward. Kisah masa lalu yang membuatnya menyesal mengenal lelaki. Namun, sebelumnya Andrew seorang dokter sudah terlebih dahulu mencintainya. Siapa yang akan ia pilih? Jalan di depannya tidaklah mulus. Perlahan semua masa lalu yang terpendam mulai mencuat. Masalah muncul saat Edward mulai mengingat semuanya. Sekarang bukan lagi saat memikirkan kisah cinta mereka. Ini tentang takdir mereka yang meretas logika. Menguak hal apa yang menanti di depan mereka "Always" ucapku tegas. Tak ada kata yang lebih bisa menggambarkan cerita kami. Aku tak peduli bagaimana kami hancur bersama dunia ini. "Always" Dia membalas pelukanku. Selama sisa hidupku, hanya ini yang kurindukan. Siapa yang bisa menyalahkan takdir? CLAIM : Dilarang keras mengcopy/meniru cerita ini. Seluruh cerita ini sepenuhnya milik saya, murni imajinasi otak harap maklum jika terdapat kesalahan kata, atau kesamaan nama, wilayah dan sebagainya. Bagi yang sengaja, atau tidak sengaja, meniru, menjiplak atau mengcopy tulisan saya, harap tunggu meja hijau!!!
All Rights Reserved
#945
sciencefiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Unexpected Stranger
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • My Duchess / End
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Quant (On Going)
  • My Bride 2 (Tamat)
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • But, DARLING? [TELAH TERBIT]
  • Dua Tahun Tersulit [END]

[COMPLETED] Kematian bukan lagi perihal yang ditakutkan bagi Alexa. Justru dirinya takut untuk menjalani kehidupan. Sangat melelahkan ketika bercermin dan melihat sosok menyedihkan di pantulannya. Kaki penuh luka milik Alexa perlahan terangkat. Berniat menendang sandaran kursi yang dipijaknya. Berharap kursi itu jatuh sehingga tak ada lagi tempatnya berpijak dan hanya tersisa tenggorokan sebagai satu-satunya tumpuan yang menahan berat tubuhnya. Alexa menatap lantai dengan tatapan kosong. Meskipun air mata mengalir di pipinya yang lebam. Jari-jari Alexa mencengkeram tali yang sudah melingkar di lehernya. Rasanya baru sedetik yang lalu dia merasakan hantaman dari Ibunya dan agaknya luka di telapak tangannya kembali terbuka. Ah, kenapa sekarang terasa perih? Kenapa baru sekarang? Alexa menggerakkan satu kakinya dan menendang kursi tersebut. Tubuhnya tersentak mengikuti gravitasi. Lilitan tali yang melingkar di lehernya membuatnya tercekik. Alexa merasakan sakit yang sungguh hebat. Napasnya tertahan dan matanya memerah. Air mata kembali menetes dari matanya. Kakinya meronta dan tangannya meremas tali itu. Sampai luka yang tadinya terasa perih karena bergesekan dengan tali tersebut kini tidak lagi terasa di jari-jari dan telapak tangan miliknya. 'Tuhan, apa kau membuatku merasakan sakit untuk terakhir kalinya? Aku hanya ingin menghilangkan rasa sakit. Jangan khawatir, sebentar lagi aku akan bertemu denganmu. Jadi tolong hilangkan rasa sakitku setelah ini. Sungguh, ini sakit sekali.' The Unexpected Stranger ©2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines