My?Lady or Luna (End)

My?Lady or Luna (End)

  • WpView
    Reads 2,020,380
  • WpVote
    Votes 105,157
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 30, 2020
WpInfo
Fiction
Paranormal
"Tidur di luar dasar anak tidak tau diuntung,dan jangan berani-beraninya kamu masuk kedalam sampai saya menyuruhya"teriak ibu angkatku sambil mendorong ku ke luar. "Dasar cewe ngak tau diri udah di kasih hati malah minta jantung"sambung jenny yang tersenyum dari arah pintu. Mereka menutup pintu dan mininggalkan ku di luar sendiri dengan hawa dingin dan menyeramkan. Namun,semua itu tak berarti bagi ku,aku sudah terbiasa ditendang dari rumah itu ingin rasanya aku membalasnya dengan mencabik atau menghancurkan mereka menjadi debu. Cih,tapi siapa aku vampir atau werewolf?sadar Alana kamu hanya seorang remaja yang yang selalu di tindas.
All Rights Reserved
#341
vampir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • at MidNight [END]
  • Prince Vampire (Complete)
  • Unmated Wolf ( End )
  • Supranatural Luna (END)
  • My Mate is a Vampire Princess (TAMAT)
  • My Cool Sweetie (Completare✔️)
  • SF 1 : MY LUNA IS ANGEL(Revisi)
  • Being A Werewolf Soulmate [End✓]
  • My Beauty Luna [END]
  • Switch Over

Ini tentang aku dan dia yang untuk menyebut namanya saja aku enggan. Enggan karena males tentunya. Ah, kalau saja dia tidak sedikit lebih dariku. Tapi bohong. Dia sudah melebihi semuanya. Hampir mendekati sempurna. Selain wajahnya, bentuk tubuhnya, juga dari segi kekuatan. Kalau saja aku memiliki sedikit kelebihan untuk bisa mengalahkannya. Aku tidak suka jika aku tidak berdaya padanya. Tapi terlambat. Dia sudah menang. Aku ingin memprotes kenapa aku terlahir sebagai perempuan. Tapi itu tidak mungkin. (Aku tidak ingin mendapatkan karma Tuhan.) Aku hanya tidak suka jika aku lebih lemah dari pria. Wanita melihat dengan perasaan sementara laki-laki dengan logika. Meski aku wanita aku harap aku memiliki cara berpikir yang berbeda. Aku ingin melihat dengan logika dan berpikir sederhana seperti laki-laki. Bukan pikiran yang selalu merisaukan segala hal. Apalagi karena sebuah perhatian kecil. Tapi... Tresno jalaran saka kulino (Cinta karena terbiasa) Aku takut mantra itu akan berlaku padaku. Sial. Sial. Sial. Tapi karena aku wanita, dan wanita tulen, jadi tanpa bisa ku cegah, mau tidak mau, aku jadi memikirkannya. Dengan sendirinya, pikiranku mulai menghubungkan segala sesuatu dan diikuti oleh aroma-aroma dan rasa-rasa. Ini yang dibicarakan dia lo. Rema. Jangan bilang kalau dia berkepribadian ganda! Mana mungkin sih vampir memiliki kelainan jiwa? Nah, selamat datang di ceritaku. Coba kalau itu kalian, akankah kalian juga akan risau sepertiku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines