Sepiring Nasi Gudeg

Sepiring Nasi Gudeg

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 6, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Jonnas Handoko, bocah SMA berumur 17 tahun yang bercita-cita menjadi pesepak bola, tiba-tiba memutuskan pindah sekolah ke sekolah masak setelah mencoba sepiring nasi Gudeg. Apa kehebatan sepiring nasi Gudeg itu hingga Joni nekat masuk sekolah masak?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secretly Looking at You (END)
  • 20. Pamanku Brondong Mesum (FIN)
  • SQUARE LOVE
  • KEPINCUT BRONDONG
  • Temen Kelas
  • Perasaan yang Datang Tanpa Disadari
  • Hallo, Kak Diandra?
  • Because I'm Stupid (End)
  • 36 days with you {saida} [End]
  • IPA & IPS

"Ich liebe dich, Bapak Ridan." Tanpa malu, Anya mengucapkan hal itu. Ridan yang mendengarnya dibuat tertegun. Pasalnya, gadis remaja itu mengucap kata cinta padanya--guru yang memiliki perbedaan usia nyaris 20 tahun. "Dia lagi latihan buat drama, Pak," sahut Apin yang muncul dari belakang, langsung membekap dan memiting leher Anya, kemudian menyeretnya pergi. "Ada tugas dari guru Bahasa Indonesia." Pian merasa harus ikut andil untuk menghentikan tindakan Anya yang tiba-tiba itu. "Temanya ucapan kasih buat guru, sepertinya Anya salah paham sama penjelasannya. Permisi, Pak," jelas Pian yang bergegas pergi menyusul Anya dan Apin. Pipit yang berada di belakang mereka memandang Ridan dengan tajam. Ridan menghela napas, mulai lelah berurusan dengan siswa julid yang satu ini. "Kamu mau ngomong apa, Vitra?" "Makanya, Pak, cari pacar. Masa ditembak sama anak SMA," kata Pipit sebelum berlalu pergi dengan kedua tangan berada di saku celana. Ridan hanya bisa mendengkus dengan mulut terbuka. Sepertinya ia harus meninjau ulang keputusannya pindah ke SMA Merpati yang terasa seperti sebuah kesalahan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines