Setiap manusia memiliki orbit masing-masing. Ada yang mengelilingi orbit Kebahagiaan dan sebagian lainnya ada yang mengelilingi orbit Kesedihan.
Kehilangan Harga diri, ditinggalkan, dan depresi, begitulah kira-kira Orbit seorang perempuan yang bernama Adara.
Ketika remaja seusianya tertawa, menonton bioskop, sekolah, dan hal menyenangkan lainnya, dirinya hanya mengurung diri sendiri dan menangisi orbit yang sudah berjalan seharusnya.
Dijadikan Alat keluarga, menjadi seorang brengsek, dan meninggalkan, begitulah kira-kira Orbit seorang pria yang bernama Edgar.
Rasa bersalah terus menggelayuti hidupnya, tidur tidak tenang, setiap mata terpejam hanya ada tangisan seorang perempuan. Itulah orbitnya, orbit hidupnya yang harus mengelilingi dalam rasa bersalah akibat perbuatannya.
Laki-laki itu menatap tajam gadis di hadapannya. "Kenapa dekat-dekat dia?" tanyanya dengan marah tertahan.
Gadis itu mendongak menatap pacarnya itu. "Dia cuma ngajarin aku main basket."
Ia tersenyum sinis. "Enak ya di pegang-pegang sampe dipeluk kayak tadi?"
Gadis itu menatap sedih."Kamu marah sama aku?"
Regha menghembuskan napas pelan. "Nggak."
Ia menarik senyum bibirnya. "Kamu cemburu?"
"Lo itu milik gue dan gue gak suka berbagi." ucapnya dengan tegas.
🚫CERITA INI DIBUAT BUKAN UNTUK DIPLAGIAT!!
Highest Rank:
1# fiksiremaja 03/10/2021
1# kisahremaja 29/08/2021
1# ceritasma19/09/2021
1# boy 29/08/2021
1# funny 01/10/2021
1# sekolah 04/10/2021
1# baper 07/10/2021
1# badboy 31/10/2021
2# teenfiction 01/10/2021
2# possesive 06/10/2021
2# teen 08/10/2021
2# anaksma 10/10/2021
Publish : 11 Januari 2021
Finish : 14 September 2021
FOLLOW SEBELUM MEMBACA