Should I To Quite ?

Should I To Quite ?

  • WpView
    MGA BUMASA 389
  • WpVote
    Mga Boto 45
  • WpPart
    Mga Parte 8
WpMetadataReadKumpleto Sun, Feb 26, 2017
Saya perempuan yang tak perlu ku sebutkan. Saya menyukaimu sebelum kamu mengenalku, sebelum kita berteman. Awalnya hanya sebatas rasa kagum dengan semua yang ada pada dirimu. Hingga kagumku berubah. Entah saat kapan.
All Rights Reserved
#273
teenlite
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • DENTING  [Revisi]
  • ARGA  [ COMPLETED ]
  • PLUTO
  • BAD GIRL OR GOOD GIRL?
  • Memori (End)
  • Bad Girl Love Story
  • HIM
  • Straight A  ✔
  • All We Know
  • Saat Aku Melihatmu

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman