We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Why?!?!?!

Why?!?!?!

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 9, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Kita berada dalam 1 rahim yang sama Kita dibesarkan dengan kasih dan sayang yang sama Tidak ada saudara kembar sekompak kita Tapi itu dulu, sebelum cinta menghancurkan dunia kita Kita sama, mencintai 1 pria yang sama. Namun, aku lah yang beruntung mendapatkannya karena perjodohan itu. Pria itu playboy, pria itu tidak memiliki cinta di hatinya. Aku mengetahuinya saat aku sudah mengenalnya. Namun, cinta membuatku merasa dia pria tersempurna di dunia. Kenapa kau mengambil milikku??? Jika kau menginginkan pria itu, bukannya lebih baik kau bilang padaku??? Walaupun sakit, aku memilih sabar. Aku tau kau menghianatiku, namun aku memilih diam karena kau adalah adik kesayanganku. Namun, saat aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, tidak sanggup lagi aku menahannya. Aku pergi meninggalkan semua, dengan kehidupan baru dan memiliki dendam Apakah aku salah sekarang mempunyai dendam kepada wanita yang merebut suamiku??? Walaupun kau adikku sendiri??? Walaupun sayang ini masih ada. Namun dendam ini membutakanku Terima kasih atas segala rasa sakit dan penghianatan kalian.
All Rights Reserved
#684
cry
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Waktu?
  • Still The Same
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Misunderstand
  • Love With Ghost
  • About kevin (End)✅
  • FRIENDzone (Completed)

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines