MUA Project

MUA Project

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 13, 2017
"MUA?" Wina terlihat mengerutkan dahinya dalam. "Kamu pengen jadi tukang ngedandanin orang Rin?" -MUA- Mungkin banyak orang yang masih memandang sebelah mata pekerjaan yang satu ini. Emang apa untungnya sih jadi MUA ? Yang pertama, jelas memenuhi kebutuhan ekonomi. Oke, alasan ini terlalu klise. Yang kedua, kepuasan pribadi. Jelas. Ibaratnya, kita lagi melukis, bedanya media yang dipakai itu wajah orang. Yaa, begitulah kira-kira.
All Rights Reserved
#66
makeup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Letters [END]
  • MAHESA
  • She's Mine (COMPLETED)
  • Pacarku (Sementara) Seorang CEO [END]
  • Not A Purr-fect Love Story
  • Falling for You - TERBIT
  • I'm Pretty
  • F dan Z  ( and )
  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)

Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines