My Love

My Love

  • WpView
    Reads 323
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 25, 2017
Prolog Pada suatu hari Kerin pindah kesekolah barunya. Ia sangat senang karena sekolah ini adalah sekolah favorit di Yogyakarta yaitu SMPN KHARISMA
All Rights Reserved
#126
saat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mas Wildan yang terhormat
  • parfum (TAMAT)
  • High School Love Story [Short Story]✔️
  • NEW FAMILY ✔
  • Kue Lapis [✓]
  • tatapan pertama di pojok kelas
  • KISAH CINTA SEKOLAH
  • PENGAGUM RAHASIA
  • 7DREAM | Transmigrasi Jeno ✓

Muhammad Wildan Sihabullah, seorang pemuda introvert, memulai kisahnya di sebuah pondok pesantren di Jombang. Patuh pada Kyai KH Kholil Khozin, Wildan berjuang melawan rasa minder akibat sering dibully. Kehidupannya berubah saat ia bertemu Marsa Pramusinta, seorang santri perempuan yang ramah dan penuh pesona. Keduanya saling jatuh cinta, tetapi dunia pendidikan memisahkan mereka. Wildan melanjutkan pendidikan ke Jepang, sementara Marsa menuntaskan kuliahnya hingga meraih gelar S3 di Jombang. Meski terpisah ribuan kilometer dan tak pernah berkomunikasi, mereka tetap menjaga cinta dalam hati, hanya berpegang pada janji yang menguatkan. Rintangan datang silih berganti. Marsa kerap didekati pria mapan, dan Wildan harus menjaga hatinya di negeri asing. Namun, cinta mereka tetap utuh hingga akhirnya Wildan kembali dan melamar Marsa. Pernikahan sederhana mereka menjadi awal perjalanan panjang penuh perjuangan. Kehidupan pasca menikah membawa tantangan baru. Dari hubungan jarak jauh hingga membesarkan anak di Jepang, Wildan dan Marsa selalu saling mendukung. Kesuksesan menghampiri mereka-Wildan sebagai dosen di universitas ternama dan Marsa sebagai pebisnis serta ibu yang hebat. Anak-anak mereka tumbuh menjadi kebanggaan, melanjutkan kisah cinta yang menjadi inspirasi banyak orang. Di usia senja, Wildan dan Marsa menikmati kebahagiaan bersama cucu-cucu, mengenang perjalanan hidup yang penuh cinta, kepercayaan, dan pengorbanan. Novel ini menggambarkan bahwa jarak dan waktu tidak pernah mampu memisahkan cinta sejati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines