5W+1H = ♡

5W+1H = ♡

  • WpView
    Reads 5,645
  • WpVote
    Votes 463
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 3, 2018
Pertemuan Sang Super Star tampan nan Arogan dengan Si gadis buta yang menawan. Saling mengisi setitik ruang dihati mereka. Tanpa mereka sadari, hati lah yang akan menuntun mereka untuk kembali bersama. Walau ego menentang namun hati takan pernah salah. 5W+1H akan berjalan seiring dengan waktu yang terus bergulir. Terus maju tanpa dapat kembali kemasa sebelumnya. "Apa ini ? Aku merasakan perasaan aneh saat bersamanya" "Hatiku berdesir setiap kali mengingatnya." "Senyumannya selalu hadir dalam setiap mimpi ku" "Aku tersenyum saat ia tertawa. Dan aku terluka saat ia menangis" "Wajah manisnya tak pernah luput dari ingatanku" "Hinata. Jelaskanlah padaku. Apa sebenarnya arti dari perasaan aneh ini?" "Perasaan aneh yang membuat hatiku menghangat saat disisimu"
All Rights Reserved
#86
narutofanfic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destiny
  • L.O.V.E
  • It Has To Be You
  • Y O U
  • Rest Area
  • This Is Just Love ❤
  • Longer || Tamat
  • Sweet Creature
  • Love In Heart
  • Yes, Boss! (Lengkap)
Destiny

Isekai Bagi Hikari hanya sebuah genre komik yang sering dia baca, tapi apa jadinya jika dirinya sendiri malah terjebak dan mengalami kejadian persis seperti komik dan novel bacaannya. ------------ Jarak di antara mereka hampir hilang. Hinata bisa merasakan napas hangat Shikamaru di atas kulitnya, begitu dekat hingga setiap helaan napasnya mengirimkan sensasi yang menjalar di sepanjang punggungnya. Tangannya masih bertumpu di pinggangnya, menggiringnya dalam gerakan yang seakan hanya mereka berdua yang tahu ritmenya. Lalu, tanpa peringatan, Shikamaru menundukkan kepala sedikit, mendekat ke sisi lehernya, tepat di bawah telinganya. "Hinata..." ------- Tangan Sasuke yang tadi masuk saku sekarang bertumpu di pagar balkon, tepat di sampingnya. Dia tidak menyentuhnya, tapi kehadirannya terasa begitu nyata. Hinata bisa mencium aroma jasnya yang masih menyimpan sisa dingin udara malam. "Dan saat aku seperti ini, kau juga tidak tahu?" Sasuke bertanya lagi, nada suaranya rendah dan dalam. Jari Hinata sedikit mencengkeram gaunnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines