ADDICTED TO A MEMORY

ADDICTED TO A MEMORY

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 8, 2017
Dia pergi Meninggalkan sejuta tanya dalam hati Apa aku tak pernah cukup untuknya? Apa dengan melihatku tersakiti akan membuatnya kembali? Tidak... Aku tak pernah sebanding dengan apa yang kamu prioritaskan.. Dia yang tak perlu berusaha selalu ada untukmu tapi selalu kamu prioritaskan Dia yang tak perlu berjuang untuk membuatmu bahagia karna dengannya kamu selalu bahagia Jangan tanya aku, aku berusaha dan berjuang pun tak ada harganya dimatamu, bukan? Apa cantik saja yang selalu kamu cari? Apa rupa fisik yang selalu kamu cari? Maaf aku terlalu banyak berharap kamu kembali.. Hanya saja.. kamu melukis luka terlalu dalam disini, indah namun misterius. Dia gelap, sangat gelap, kelam, tak terhingga. Kau anggap angin lalu tapi tak pernah mau tahu dari mana asalnya. Pernahkah kamu tanya betapa bahagianya aku saat itu? Saat aku masih bisa disampingmu saat hari hujan turun.. Hanya mengingatnya saja bisa membuatku menangis. Mungkin kamu lupa, maaf aku mengingatkanmu hal yang tak penting. Maaf sudah menghabiskan waktumu hanya untuk membuatku terbang lalu jatuh pada saat yang sama.. Pergilah, tak kan kucari, jangan kembali, buat sesak dalam hati Jakarta, 9 januari 2017 00.13 Bianca Lysta Wijaya‎
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • Backstreet
  • SECOND LEAD
  • TAK BERSAMBUT
  • ALISHA (end)
  • Unfinished Goodbye
  • All of the stars [Bulan's]
  • seribu tanya tak terjawab
  • 💞Takdir Cinta💞
  • Another Me

"Hari ini, aku akan berhenti. Aku bangga pada diriku, aku tidak melakukan sesuatu yang berlebihan lagi. Ulang tahunnya tak terasa spesial bagiku. Tidak ada keinginan untuk memberikan sesuatu yang terbaik untuknya. Rupanya kamu selalu berhasil mendorongku menjauh. Aku pernah, menginginkan kabar darimu. Aku pernah ingin menjadi orang paling penting dalam hidupmu. Aku ingin menjadi yang utama dan pertama. Tapi, sejak kemarin, aku tahu sesuatu. Aku tahu bahwa chatmu denganku hanya dilakukan diwaktu luang." Raya mencintainya, dalam diam selama 4 tahun lamanya. Namanya Tio, sayangnya teman yang kemudian menjadi sahabatnya itu lebih memilih mengejar Vira. Bukan tak mengetahuinya, Tio tahu bahwa Raya menyukai dirinya, namun ia memilih untuk berpura-pura tidak tahu. Tidak pernah terlintas dalam benak Tio untuk membalas perasaan Raya, sedikitpun dia yakin dirinya tidak menyukai Raya. Bagaimana jika Raya mulai menjaga jarak dengan Tio? Bagaimana jika Raya sudah tidak bisa merasakan perasaan sayang untuk Tio? Akankah ceritanya jika suatu saat keadaannya berbalik?

More details
WpActionLinkContent Guidelines