Sebuah Sandiwara

Sebuah Sandiwara

  • WpView
    Reads 4,308
  • WpVote
    Votes 112
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 9, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Ha, bagaimana ini? Uangku paling hanya dua jutaan. Itu pun sudah kuanggarkan untuk bayar SPPku semester ini. Belum lagi sewa kos yang harus dibayar bulan ini juga. Bu Gito, induk semangku sudah beberapa kali menagih. Sungguh membuat kepalaku pening. Apa yang harus kulakukan? Mau cari pinjaman ke mana? Tiba-tiba terlintas tawaran ratusan juta dari Rini. Agaknya inilah cara tercepat untuk menyelesaikan masalahku.
All Rights Reserved
#84
perkawinan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Affiliare
  • Money or love
  • Master Hong's Lucky Bride
  • Marriage? why not
  • IBU PENGGANTI
  • Partner Hidup
  • Alicia
  • MY CRUSH
  • Angel To Raya (END)
Affiliare

UNPUBLISH RANDOMLY (Jalan cerita masih bisa dipahami) "Tomi". Panggilan Kania kini merubah pandangan gue menjadi menatap mata beningnya. "Ya?" "Sekarang, kamu tahu kan kalau aku ga pernah main main sama perjanjian kita?" Udah gue tebak sebelumnya kalau obrolan kita berakhir dengan bahasan yang -sejujurnya-, bikin gue ngerasa bersalah. "Ya, aku harap kondisinya terus kayak gini. Buat sementara waktu. Sampai kita berhasil menangin permainan ini, Tom." "Kapan itu?" "Dont know, kamu lebih tahu, Tomi. Peranku disini cuma bantuin kamu." "Why?" "I want my life will... settle down. I'm in twenty eight, almost twenty nine. Udah cukup aku main main sama Rendra kemarin". Perempuan mana yang ga pengen segera menikah dengan orang yang dicintainya, hidup tenang, punya anak. Semuanya pasti pengen. Tapi, boleh ga sih kalau gue ini berharap lebih sama Kania? "Sama aku main main?" Sepintas, kata kata gue jadi ala ala womanizer gini. Bukan. Gue cuma pengen dapat kejelasan, dimana letak gue di hati dan pikirannya Kania. "We just discussed about this game, kalau kamu ga lupa, Tomi." Kania mengeratkan genggaman tangannya dicelana. Menatap perapian dengan pandangan yang nanar. Rank 02 #metropop as per 27/03/20 Rank 01 #politik as per 08/01/20 Rank 01 #marriagelife as per 09/03/20 Rank 03 #jatuhcinta as per 13/03/20 Rank 01 #marriage as per 22/03/20 Rank 05 #metropopindonesia as per 12/07/20 Rank 02 #dokter as per 1/1/2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines