Sebuah Sandiwara

Sebuah Sandiwara

  • WpView
    Reads 4,303
  • WpVote
    Votes 112
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Mon, Jan 9, 2017
Ha, bagaimana ini? Uangku paling hanya dua jutaan. Itu pun sudah kuanggarkan untuk bayar SPPku semester ini. Belum lagi sewa kos yang harus dibayar bulan ini juga. Bu Gito, induk semangku sudah beberapa kali menagih. Sungguh membuat kepalaku pening. Apa yang harus kulakukan? Mau cari pinjaman ke mana? Tiba-tiba terlintas tawaran ratusan juta dari Rini. Agaknya inilah cara tercepat untuk menyelesaikan masalahku.
All Rights Reserved
#277
percintaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angel To Raya (END)
  • MY CRUSH
  • My Wedding
  • Partner Hidup
  • Arange Married
  • Master Hong's Lucky Bride
  • CEO ITU SUAMIKU
  • Marriage? why not
  • IBU PENGGANTI
  • Affiliare

Cerita ini menceritakan tentang wanita yang di nikahi bukan karena CINTA melainkan harapan. Ya, harapan akan sesosok malaikat kecil yang di impikan untuk melengkapi sebuah bahtera rumah tangga. Raya, nama yang menjadi kandidat Indra untuk calon ibu dari bayinya kelak. Bayi yang akan melengkapi kisah kasih pernikahannya dengan Maya wanita pemilik cintanya. Sementara itu Raya selalu menganggap Indra seperti Angelnya. Orang yang memberinya harapan baru dengan janji. Janji yang tak pernah ia tepati. Lalu apakah Raya akan menerima Indra? Apa selamanya ia hanya akan di jadikan yang kedua? Atau mencari Angel yang lain?? "Mengapa kau melamarku?" tanyaku menatap pada lelaki di depan. Lelaki yang sebulan lalu berhasil mengisi hatiku. Bahkan, sampai sekarang pun masih. "Aku telah mengatakannya, istriku yang memintamu. Ia ingin memiliki seorang anak dan ia tahu ia tak bisa memilikinya sendiri." "Maksudmu aku hanya kalian anggap sebagai sapi perah, begitu?" tanyaku sinis. "Tidak, tidak Raya. Tentu saja tidak." "Apa kau mencintaiku?" tanyaku mengalihkan topik. Sekilas aku melihat Indra menegang sebelum dengan cepat ia kembali menguasai diri. "Maaf, aku tidak mencintaimu, mungkin belum. Tetapi aku berjanji akan mencintaimu. Bagaimana apa kau mau menjadi istriku?" * * * Huhuhu. Penasaran Raya terima Indra atau gak? Cus, langsung di kepoin aja. Udah END loh!:()

More details
WpActionLinkContent Guidelines