IG (Hiatus)

IG (Hiatus)

  • WpView
    Reads 1,659
  • WpVote
    Votes 505
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 17, 2017
* Deenan pov "Gue ngejauhin lo bukan karna gue benci lo, tapi gue berusaha ngingkarin rasa cinta gue sama lo!! Karena gue sadar, lo adalah adek gue!! lo adek tiri gue yang udah ditentuin masa depannya sama orang tua gue, lo adalah My Imposible Girlfriend De!!' *Ergaan "Gue tau selama ini gue salah. Gue sering nyakitin lo, nyiksa lo! Gue tau maaf aja ga cukup. Gue juga ga akan minta maaf. Lo tau, alasan gue nglakuin itu semua, karena dendam gue sama kakak lo. Tapi sekarang gue baru sadar, kalo gue nglakuin itu karena gue cemburu Ra!. Gue sayang sama lo Ra!!" "Sayang lo bilang?? Lo sering nonjok gue!! Dan itu lo bilang sayang??" "Gue tau Ra, kalo lo cinta kan sama kakak lo! Karena itu lo ga pernah ngliat gue! Tapi gue ingetin,Lo ga boleh suka sama kakak lo sendiri!! Walaupun dia cuma kakak angkat lo tetep aja gue ga suka!!' "Emang siapa lo berhak ngatur-ngatur gue??!! Inget ya, perjanjian kita ga sejauh ini!!" "GUE CALON SUAMI LO KALO LO LUPA!!" @dianna_syaa
All Rights Reserved
#17
pembullyan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • AILAH(END)✅
  • Our house ᶠᵗ (97ˡⁱⁿᵉ)✔
  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • RAGARA [ on going ]
  • Naughty Nanny
  • Stay With Me
  • Tingkat Tiga
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • Rannia√

"Iya sih, enggak penting juga. Enggak ada hubungan juga sama gue, cukup tahu aja," Mince mengambil tisu lalu mengusap air mata dan terkekeh. Ia hanyalah sebagian keryawan kecil di sini. "Udah jangan sedih lagi, nanti nyokap lo tambah sedih liat lo kayak gini," "Iya sih," "Makan yuk, udah jam 12 nih, gue laper," Dina menenangkan Mince. Mince menarik nafas menatap form form yang ada di atas meja, "Tapi kerjaan gue banyak," "Udahlah dikerjain nanti aja, lo harus makan dulu biar kuat," "Kuat ngapain?," "Kuat bercinta," timpal Dina. "Itu sih lo, bukan gue," Seketika Dina tertawa ia melirik Mince berdiri di sampingnya, "Bercinta itu asyik tau," "Ya asyiklah, kalau enggak asyik orang enggak mungkin bela-belain bulan madu sampai ke ujung dunia demi buat anak banyak-banyak," ucap Mince asal, melangkah keluar dari office. "Emang lo pernah ngerasain?," "Enggak," "Nanti kalau udah punya pacar dicoba aja," "Ogah," "Enak tau," "Ih apaan sih lo," "Gue pernah coba sama pacar gue, rasanya enak," "Ih ...," "Makanya cari cowok, biar bisa enak-enak," "Ih Dina !, lo apa-apaan sih cerita ginian," "Biar lo tau lah," "Asemmm," Tawa Dina kembali pecah, mereka berjalan menuju EDR. Ia senang melihat Mince kembali tertawa. Ia tahu bahwa wanita cantik ini begitu menyayangi ibunya lebih dari apapun. Sehingga rela menjual barang berharga miliknya demi pengobatan sang bunda. Ia sengaja berbicara seperti ini demi melihat tawa Mince.

More details
WpActionLinkContent Guidelines