Soul
  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 14, 2017
"Hm, gini ya, ngh siapa tadi nama kamu? Azka? Kita kan baru ketemu beberapa menit yang lalu, kamu ngajak pacaran aja aku belum tentu mau kalo ketemunya kayak gini, apalagi menikah. Kalo kamu ada masalah sama papa aku, selesaikan baik-baik dengan beliau, jangan bawa-bawa aku disini," dengan setengah tenaga aku menjelaskan pada Azka yang tampan tapi bloon ini. "Kamu mabuk ya? Kok dari tadi ngomongnya ngelantur. Aku ini Azka Reynand Aaharon. Ngapain juga aku ngejual kamu? Atau nikahin kamu cuma buat ya seperti yang kamu pikirin tadi? Aku memang niat menikahimu, Mir. Tolong hentikan pikiran-pikiran burukmu itu, dan jalani saja apa yang sudah terjadi, kita udah setengah jalan, Mir." Ucapnya menggenggam tanganku ditengah menyetir.
All Rights Reserved
#370
mira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Choose You
  • Brokenheart Couple
  • Izinkan sekali saja
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • Arsyilazka
  • Sesal Yang Terlambat
  • ADYRA
  • My Hottest Daddy [Hottest Series#3]

Caliandra Caliandra menutup pintu kamarnya agak keras, dan duduk di depan meja riasnya, " Apa? Lo pikir lo siapa tuan Rayhan? Karena sejujurnya gue sudah punya pacar dan gue gak mungkin juga suka sama lo," Caliandra mencoba menirukan gaya bicara Rayhan, " Maksud lo gue cewek apaan emang? lo gak bisa suka sama cewek macam gue? Lo pikir gue bakal suka sama lo gitu? Harusnya dari awal gue gak usah sok-sokan nerima semua ini. Yang ada malah jadi ketemu sama cowok angkuh dan nyebelin begitu." Rayhan Rayhan dari awal tidak pernah menyetujui apapun rencana perjodohan ini. Sama sekali. Lagipula ia sudah punya Ayesha. Wanita yang ia cintai, satu-satunya wanita yang akan ia nikahi hanyalah Ayesha, tidak ada yang lain. " Oke Rayhan, hanya dua bulan dan ini semua berakhir." Rayhan berbicara dengan dirinya sendiri sambil menatap lurus jalan, mencoba meyakinkan dirinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines