Mimpi
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 19, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Langit hanya diam, awan berderu menutupi bintang. Begitu juga waktu yang tak lagi menerjang. Betapa gelapnya hati Dea terhadap masa lalunya. Dia tak lagi mampu menerima hati. Dea takut ketika panah cinta datang untuk memisahkan, bukan menyatukan. Ia hanya mampu berjalan diatas mimpi. Haruskah Dea menutup hati? Dea pasti... "Pernah bayangin gak, kalo aku bakal pergi ninggalin kamu?" - Bella
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAIN
  • MOVE ON
  • Jejak Waktu [Complete]
  • No Longer Mate
  • 02.60 [ 𝐄𝐍𝐃 ]
  • Restu Tuhan
  • Only You
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
PAIN

"Mengalami sebuah patah hati untuk pertama kalinya karena mencintai Dava Milano terlalu dalam. Aku yang tidak peduli batasan dalam mencintainya. Hal itu yang membuatku terpuruk pada sebuah jurang yang dalam, enggan keluar. Lalu, dia datang, menawarkan bantuan. Dia Nata Dirgantara, sosok dengan berjuta sifat yang tak bisa kutebak. Akankah hatiku luluh padanya?" ~ Alya Dilanova "Aku masih peduli padanya, Aku masih mencintainya. Karena kebodohanku menyalahartikan rasa, karena keputusan yang ku buat tanpa pikir panjang, disinilah aku sekarang. Menyesal berkepanjangan. Dan sekarang, dengan rasa yang masih sama, aku akan membuatnya jatuh cinta, untuk kedua kalinya." ~ Dava Milano "Aku mengingatnya, dia menyebutku seorang penguntit karena sebuah kesalahpahaman suasana. Pertemuan sederhana, namun terpatri dalam rasa, karena aku sadar. Aku mulai mencintainya." ~ Nata Dirgantara

More details
WpActionLinkContent Guidelines