Sejengkal Tanah Setetes Darah

Sejengkal Tanah Setetes Darah

  • WpView
    Reads 14,520
  • WpVote
    Votes 131
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 11, 2017
SEJENGKAL TANAH SETETES DARAH Pemberontakan Pangeran Jayaraga di Panaraga masih menyisakan luka bagi Mataram. Adi Prabu Panembahan Hanyakrawati berniat untuk tetirah sekaligus berburu sekedar untuk melepaskan ketegangan. Pemilihan hutan Krapyak sebagai tempat tetirah ternyata ada kesengajaan dari pihak yang ingin menggulingkan Mataram. Rara Anjani yang telah diangkat sebagai selir Pangeran Pati, secara tidak sengaja telah mencium rencana jahat sekelompok orang yang akan menyingkirkan Panembahan Hanyakrawati pada saat di hutan Krapyak nanti. Ketika hal itu disampaikan kepada Raden Mas Rangsang, karena hasutan seorang emban kaki tangan pengikut trah Sekar Seda Lepen, Raden Mas Rangsang menganggap selirnya itu telah mencoba mempengaruhinya dengan menyebarkan fitnah. Dalam keadaan mengandung muda, Rara Anjani lebih memilih menyingkir ke gunung Kendalisada memohon perlindungan kepada Resi Mayangkara karena keselamatannya pun juga terancam. Dalam pada itu di Kademangan Sangkal Putung, sepeni
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GARWA RAHASIA: Bayang-Bayang di Balik Tahta
  • Hasrat Sang Pangeran
  • Cemoro Geni [TAMAT]
  • Senja di Alas Mataram
  • Serat Mandala Sakti: Menjelajah Jagat Tak Berbatas
  • Sang Dewi (SUDAH TERBIT)
  • The Abyss of Hatred
  • Seribu Cahaya Aryanegara
  • The Kingdom and Regret [TAMAT]
  • The Stolen Scarf (On-Going)

Kerajaan Majapahit berada di puncak kejayaannya. Di balik tembok istana yang megah, tersembunyi sebuah kisah yang tidak pernah tercatat dalam kitab sejarah mana pun: kisah Garwa Rahasia, seorang perempuan cerdas dan misterius bernama Dyah Sekar Arum, yang dinikahi secara rahasia oleh Prabu Jayanegara, pewaris tahta Majapahit. Sebagai istri yang tidak diakui secara resmi, Dyah Sekar Arum hidup di bayang-bayang. Namun perannya jauh lebih besar dari sekadar selir rahasia. Ia menjadi mata dan telinga sang Raja dalam jaringan mata-mata istana, bahkan menjadi pelindung bayangan dari rencana kudeta yang dirancang oleh para bangsawan haus kuasa. [Hanya cerita FIKSI!]

More details
WpActionLinkContent Guidelines