365 Days of Silent Fellings

365 Days of Silent Fellings

  • WpView
    Leituras 1,191
  • WpVote
    Votos 88
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jan 4, 2020
WpInfo
Ficção
Romance
"Fee?" "Ya, Bar?" "Terima kasih untuk semuanya. Sampai jumpa." Saat itu, ia pergi tanpa syarat. Hilang tanpa suara. Seakan tersesat di kerumunan orang di bandara. Tak ada rasa ingin untuk berbalik memanggil nama ku seperti di kala itu. Bara ku telah terbang. Lenyap ditelan angkasa *** "Bara?" "Kenapa, Fee?" "Mengapa saat itu kau memanggil namaku walau kau tak kenal aku siapa?" "Entahlah, Fee. Hujan tak perlu alasan untuk jatuh ke bumi. Angin tak butuh sebab untuk sekadar lewat di sela dedaunan. Semua telah diatur sedemikian rupa. Saat itu pun, mungkin semesta juga telah menjalankan tugasnya untuk membiarkan ku memanggilmu tanpa syarat." Sekali lagi, di pantai itu ia pergi tanpa pamit. Saat itu tak lagi ku panggil namamu seperti dulu. Desiran ombak mengisi kesunyian. Pasir putih seakan diam tanpa kata. Kau, sekali lagi, hilang. Hilang ditelan sunyinya pantai yang menjadi sejarah akan dua perasaan yang tak pernah dapat ditebak, olehmu dan diriku. -unf
Todos os Direitos Reservados
#43
percintaanremaja
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • The past
  • Me,You and the story we went through.
  • FRIENDzone (Completed)
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]

ON GOING! TRANSMIGRASI BOY ••• Sinopsis "Fading Bloom" Cassandra Elvira Pratami terpaksa kembali ke Indonesia setelah mendengar kabar kematian tragis adik perempuannya, Alessandra. Dipicu rasa duka dan amarah, Cassandra menyusup ke sekolah adiknya, menyamar sebagai murid baru demi menemukan dalang di balik perundungan yang membuat adiknya bunuh diri. Namun, di balik senyuman teman-teman barunya, tersimpan rahasia kelam. Satu per satu, Cassandra membuka tabir kebohongan yang disembunyikan di balik dinding sekolah elite itu. Dalam pencarian jawabannya, Cassandra mendapati dirinya terjebak di antara permainan kekuasaan, persahabatan palsu, dan bahaya yang lebih besar dari yang ia bayangkan. Waktu terus berjalan, dan Cassandra harus bertindak cepat sebelum kebenaran yang ia cari turut memudar seperti bunga yang layu. ________________________ "Keren." Seutas senyum tipis mengembang tanpa di sadari Reynard. Tidak menyangka jika gadis cerewet itu bisa membuat cerita semenarik ini, bahkan dari sinopsisnya saja sudah mampu menarik rasa penasaran seorang Reynard. Tanpa berlama-lama, Reynard mulai membaca dari halaman pertama. 5 menit. 15 menit. 35 menit. Sampai 2 jam 40 menit, dia baru selesai membaca hampir 200 lembar. Ini sudah jam 2 pagi, matanya juga sudah lelah namun dia belum selesai membaca novel itu, masih ada 10 lembar lagi agar habis sempurna.Sejenak Reynard menutup mata, wajar saja jika matanya terasa panas dan perih. Dia membaca novel hingga lupa waktu. Reynard menghembuskan nafas panjang, suasana sepi rumahnya benar-benar menghipnotis mata Reynard. Terbukti saat ini dia enggan membuka mata untuk beralih ke kamar. Dia sudah terlalu malas bangun dari posisinya sekarang. Semakin lama, Reynard semakin ingin memasuki alam mimpi, namun tiba-tiba. "Ka!" Reynard mendengar suara gadis, namun seperti memanggilnya? ______ BUKAN LAPAK GAY ATAUPUN BROTHERSHIP! KARAKTER SAYA MASIH NORMAL🙏🏼 bisa bantu masukan cerita ini pada Reading list

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo