Thankyou Luhan

Thankyou Luhan

  • WpView
    Reads 1,630
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 5, 2013
Luhan. Nama seseorang yang pernah menggangguku beberapa tahun lalu,bahkan sekarang dia lebih menggangguku. Dia yang mengubahku menjadi orang gila dalam kurun waktu singkat. Hanya dengan hal sepele. Haruskah aku berterima kasih padanya,atas semua hal sepelenya yang tanpa dia sadar mengusik satu sisi diriku yang tertidur. Apakah aku harus tetap tidur atau berusaha bertahan untuk tetap terjaga?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • a letter for little fairy
  • SO BABY DON'T GO
  • DETERMINE
  • PROTECT YOU [✔]
  • My Roommate
  • U're Mine
  • My Girl With Anxiety Disorder (Complete)
  • Next Races [HunKai]🌱
  • Je Suis Amoureuse de Toi

[RE-UPLOAD FROM FanFiction.Net] HUNHAN GENDERSWITCH FANFICTION!! Tiap kali Luhan membuka loker, tiap kali itu pula Luhan menemukan sepucuk surat kecil untuknya. Kertasnya selalu berwarna biru laut, dengan pena berwarna hitam dan tulisan hangul yang khas. Tiap kali surat itu datang, pasti stiker yang tertempel di salah satu sisinya berbeda-beda. Yang paling sering adalah stiker Tinkerbell yang menggemaskan. Misteri? Tentu. Luhan tidak tahu Peterpan itu siapa. Luhan punya banyak teman laki-laki yang dekat dengannya, dan punya banyak penggemar di sekolahnya. Jadi Luhan tidak bisa menebak dengan mudah siapa pemilik dari tulisan yang selalu berada di kertas biru laut itu. Luhan pernah iseng meneliti tulisan tangan teman-temannya. Dan parah! Tidak ada tulisan yang cocok dengan tulisan yang berada di kertas biru laut itu. Luhan ingin tahu! Sungguh! Namun, begitu tahu salah satu teman laki-lakinya yang satu ini, Luhan jadi tidak tahu harus berbuat apa. Tiap-tiap langkah yang Luhan ciptakan rasanya jadi begitu berat. Luhan sulit untuk mengulas senyum ketika bertegur sapa dengan temannya itu. Sungguh sulit. Karena fakta tentang dirinyalah yang membuat Luhan sulit untuk mengungkapkan segala hal pada temannya itu. Ada hal lain yang harus Luhan jaga dari jangkauannya. Dan Luhan tidak ingin ia tahu. Cukup jangan. Karena ia benci harus melepas sesuatu yang berharga darinya. Ia trauma. ... Posted on FanFiction.Net at 2nd December 2015

More details
WpActionLinkContent Guidelines