Secret Of The Lesson

Secret Of The Lesson

  • WpView
    LECTURAS 1,821
  • WpVote
    Votos 281
  • WpPart
    Partes 36
WpMetadataReadConcluida vie, jun 11, 2021
WpInfo
Ficción
Acción y Suspenso
Tak ada yang namanya ketidakadilan di dunia ini. Bagiku semua ini hanyalah takdir yang sudah ditentukan sejak kita dilahirkan. Mengeluh karena takdir itu adalah hal bodoh. Semua orang mempunyai masalah sendiri sendiri. Kalian tidak bisa menyebut apapun itu dengan atas nama ketidakadilan. Jika kalian berpikir seperti itu berarti kalian tak lebih dari m-u-n-a-f-i-k. Namun jika kalian diberi pilihan untuk merubahnya, Apakah kalian punya keberanian untuk melakukan perubahan? [Note : Part dengan tanda (*) sudah revisi. Dan jalan cerita sudah dirapikan.] P.S. : don't own any media in this story except cover and it's commisioned by tnc030 #permanentcover Story by -Ratio-
Todos los derechos reservados
#37
light
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Coffee Of My Life
  • The Secret Life of The Loveable Daughter (The Secret Life Series #3)
  • Penjara Takdir ✔
  • Perfect Queen
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Time Loop
  • Life: Of The Fantasy World
  • A R S E A N A
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)

Sebuah kisah cinta, kisah persahabatan dan kisah keluarga. Kisah yang menceritakan pahitnya kehidupan saat menjadi dirinya. Dia gadis bodoh yang semakin hari terdesak keadaan. Menjerit meminta tolong pada angin yang tak menghiraukannya. Apa mungkin kalian percaya pada keajaiban sebuah kesetiaan dalam penantian panjang? Ibunya mungkin suatu saat akan meninggalkannya dan pria itu mungkin bukan cinta sejatinya, tapi di sudut ruang dalam setitik cahaya yang menjadi satu-satunya harapan, ia mencoba mengukir akhir kisah yang manis. -- Sakit. Rasanya sakit sekali. Aku seperti menggores tubuhku dengan pisau yang kugenggam sendiri. Namun sebelumnya tanpa kusadari, aku terlebih dulu menikamnya. Lalu, bagaimana cara menolongnya sementara tangankupun tak sanggup lagi bergerak? Apa permintaan maaf masih bisa ditoleransi? -COMPLETED-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido