Paper Hearts
  • Reads 7,181
  • Votes 1,058
  • Parts 54
  • Reads 7,181
  • Votes 1,058
  • Parts 54
Complete, First published Jan 14, 2017
Selembar kertas yang Gara tinggalkan membuat Yura kembali mengingat kisah balik yang pernah terjadi.

Yura benci setiap bagian kertas yang Gara beri. Itu membuatnya sesak bagaikan oksigen di bumi ini nyaris ludes.

Selasa, 04 Juli 2017
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Paper Hearts to your library and receive updates
or
#30cara
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Perfectly Wrong cover
jeno-yaa cover
A S S  cover
Solitude cover
Bukit Dago Selatan cover
Haechan harem🔞 cover
AFFAIR LIEFDE | Tchs #1 cover
Favorite Duda cover
Aku dan Sang Pemusnah Masal cover
Reinkarnasi dan Transmigrasi: David & Cleora cover

Perfectly Wrong

56 parts Complete

"Kata Deden, kalo ngakunya temen, terus punya sesuatu buat dibagi, jangan bagi senengnya doang, Bi. Harus sekalian sama sedih." Dhiwa menuntun Bia agar bersandar di bahunya. "Dan selama kita temenan, kita ternyata cuma saling bagi satu hal. Senengnya aja. Sedihnya nggak serta-merta. Jadi, ayo kita coba biar nggak timpang sebelah." [•••] Ini tentang dua orang yang memberi titel hubungan mereka sebagai "pacar". Tepatnya, "pacar gadungan". Padahal, sejatinya mereka tak lebih dari sekadar teman untuk saling bertukar rasa senang. Tentang Bia yang kerap dirumorkan tidak sedap di sekolah, dan tentang Dhiwa yang dilabel sering 'memakai' Bia. Suatu waktu, sebuah insiden kembali membuat Bia kian dikucilkan di Gantara. Pada saat bersamaan juga, hubungan Bia dan Dhiwa sedang tidak baik-baik saja. Alih-alih menghampiri dan merengkuh Bia guna mendistribusikan ketenangan, Kamandaka Dhiwa justru semakin membuat Bia mengeja betapa rasa 'ditinggalkan' begitu menyedihkan. Telah terbit tahun 2022 di Penerbit Winterinflame