1001 Cara Dito

1001 Cara Dito

  • WpView
    Leituras 165
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jan 28, 2017
Cerdas dan menyenangkan. Dua kata yang menggambarkan Alya, gadis berusia 16 tahun. Humoris dan tolol. Dua kata yang menggambarkan Dito, laki-laki berusia 16 tahun. Alya adalah gadis yang sangat pintar di sekolahnya, pintar akademi maupun nonakademi. Ia sangat terkenal di sekolahnya karena kepintarannya, bukan hanya itu, ia sangat digemari oleh teman-temannya, dari adik kelas hingga kaka kelas, ia sangat menyenangkan dan tidak pilih-pilih teman, membaur dengan semuanya. Dito adalah laki-laki terbodoh sepanjang masa, ia tidak pintar akademi maupun non akademi. Ia sangat terkenal di sekolahnya, dari adik kelas hingga guru-guru mengenalnya, karena kelakuan dan nilainya yang sangat amat anjlok. Tapi dia sangat digemari oleh teman-temannya, karena ia sangat humoris dan menyenangkan, semua yang berada didekatnya tidak dapat menahan gelitik di perutnya.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Zo Untuk Zia
  • DRABIA [END]
  • Friendship In Love
  • Wolf Girl & Black Prince
  • ALYA
  • Stupid Cupid
  • TerraCotta (Completed)
  • ALIF (TERBIT)

"Kalau Abang sukanya Kak Bela, Zia bisa apa? Tapi kalau Zia yang jodohnya Abang, Pacarnya Abang bisa apa?" Sejak ia kecil, ia sudah mengenal Kenzo. Sosok pemuda berusia tiga tahun diatasnya, yang ia anggap sebagai seorang kakak meskipun pemuda itu berkali kali membentak dan mengusirnya. Kenzia, dengan sifat keras kepalanya tetap menyayangi Kenzo dengan sepenuh hati hingga tiba saat usianya menginjak 16 tahun, untuk yang pertama kalinya ia merasakan perasaan tertarik akan lawan jenis, dan itu adalah Kenzo. "Gimana kalau ternyata gua udah mulai sayang sama lo?" Ia merupakan anak tunggal, tidak punya dan tidak mau mempunyai seorang adik. Tapi sosok Kenzia, yang selalu ia hindari bahkan sejak usianya 5 tahun, selalu saja mengganggunya bahkan hampir setiap hari, dan itu terjadi hingga kini usianya 19 tahun. Perasaan itu nyata, kala Benci itu perlahan berubah menjadi Cinta, mengenyahkan rasa gengsi dan Egonya. ● Karya ini di lindungi UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta •Hati-hati dengan tindakan Penjiplakan karena bisa dikenakan sanksi satu tahun penjara dan Denda 5 Milyar Rupiah• Start 15/12/19 - End 26/08/20 ©ElisyaIcha

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo