Rain
  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 2, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Berjalan menyusuri jalan sendirian (lagi), bersama rintik-rintik hujan yang membasahi payung hitamku. Memiliki ketakutan terhadap hal yang lumrah bukanlah sebuah hal yang mudah seperti kata keegoisan mereka. Aku takut, Aku benci, Aku fobia, Aku trauma, terhadap rintik itu. Rintik, yang terkadang menjadi kebahagiaan bagi seseorang, tapi adalah petaka bagiku. Sesaat, aku melihat bayangmu hadir bak seorang pangeran yang merindukan tuan putrinya. Tetapi, itu hanyalah sebuah imajinasi kecilku yang mungkin berharga. Hari ini aku merindukanmu, rindu yang sungguh mendalam. Kepadamu, yang telah membuat diriku menyukai hal yang amat sangat kubenci, Hujan.
All Rights Reserved
#843
mystery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Rainy
  • Rainangkasa #2 [END]
  • Miracle of Wonder Rain [END]
  • rain untuk senja
  • rain
  • Ombrop(luv)iaphile Phobia (sudah terbit)
  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • Saat Dunia Fana Berskenario
  • Rainy Day (complete)
  • Girl Rain Haters
My Rainy

Highest Rating #254 - Fantasy (2 Oktober 2018) Takut akan rinai-rinai hujan serta takut air dalam jumlah banyak adalah phobia yang dialami oleh seorang gadis bersurai pendek sebahu dengan warna hitam legam. Namun, perlahan ketakutan itu mulai pupus dari jiwanya yang penakut karena kunjungan seorang pria misterius. Kedatangan yang berasal dari dunia mustahil karena kesalahannya telah mengambil liontin ajaib untuk menambah kekuatan ilmu membaca pikiran yang lebih tajam. Waktu berlari begitu pesat hingga dua insan tersebut menaruh benih-benih rasa yang tak pernah dirasakan sebelumnya. Namun, ikatan cinta keduanya harus terputus karena kesalahan sang pria telah terbayar dan harus kembali menuju langit ke tujuh. Persemayan yang pernah mengusir dirinya. Si pria berjanji akan datang sebagai hujan di lain waktu. "Walaupun aku datang sebagai hujan, tetapi aku akan senantiasa mempersembahkan senyum hangat." Begitulah ikrar yang pernah si pria misterius ucapkan pada si gadis yang takut air. ☔☔☔

More details
WpActionLinkContent Guidelines