Rain
  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 2, 2017
Berjalan menyusuri jalan sendirian (lagi), bersama rintik-rintik hujan yang membasahi payung hitamku. Memiliki ketakutan terhadap hal yang lumrah bukanlah sebuah hal yang mudah seperti kata keegoisan mereka. Aku takut, Aku benci, Aku fobia, Aku trauma, terhadap rintik itu. Rintik, yang terkadang menjadi kebahagiaan bagi seseorang, tapi adalah petaka bagiku. Sesaat, aku melihat bayangmu hadir bak seorang pangeran yang merindukan tuan putrinya. Tetapi, itu hanyalah sebuah imajinasi kecilku yang mungkin berharga. Hari ini aku merindukanmu, rindu yang sungguh mendalam. Kepadamu, yang telah membuat diriku menyukai hal yang amat sangat kubenci, Hujan.
All Rights Reserved
#625
rain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
    Rainangkasa #2 [END]
    Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
    WpPart
    Complete
    Ada cinta dibalik hujan turun
    Ada cinta dibalik hujan turun
    Raina mencintai hujan, lebih dari apa pun. Ada ketenangan dalam setiap tetesnya-seolah langit paham cara menyentuh luka yang tak terlihat. Di balik senyum tipis dan tatapan yang tenang, tersimpan cerita yang tak semua orang tahu. Ia bukan gadis yang suka bercerita. Tidak tentang mimpi-mimpinya, tidak tentang ketakutannya yang diam-diam menjerat. Laut adalah satu dari sedikit hal yang tak pernah ingin ia dekati. Terlalu dalam, terlalu gelap, terlalu mengingatkan pada sesuatu yang hilang. Sekolah menjadi panggung tempat ia bersembunyi di balik rutinitas. Sahabat, tawa, sedikit pertengkaran dengan seseorang yang terlalu usil untuk diabaikan-semuanya cukup untuk membuat hidupnya tampak biasa. Tapi tidak semua luka bisa sembuh hanya dengan waktu. Dan tidak semua hati bisa tetap utuh, bahkan saat hujan terus turun.
    WpPart
  • Rainy Day (complete)
    Rainy Day (complete)
    Setiapkali menatap tetesan air hujan yang terjatuh dari langit ingatanku melayang kembali pada pertemuan pertama kita. Sebenarnya dimana kamu berada? Jika aku mengikuti arus genangan air yang mengalir ini akankah aku menemukanmu?
    WpPart
    Complete
    Bukan Salahnya Hujan (Completed)
    Bukan Salahnya Hujan (Completed)
    Aku hanya minta satu. Satu saja. Bisakah kamu melupakannya? Sekarang sudah ada aku. Menarilah saja denganku di bawah hujan ini. Jika kamu tidak bisa, maka aku akan lebih memilih untuk pergi. Pergi lebih baik, daripada aku harus terjebak dalam rasa ini. Rasa yang akan mungkin membuatku semakin gila. Kini, tinggal aku dan sepenggal kenangan kita. Kenangan kita dan hujan. Salah siapa ini? Aku? Kamu? Atau hujan? ---------------------------------------------------- Ini adalah kisah tentang orang-orang yang di pertemukan oleh takdir, berusaha untuk melepaskan dan mempertahankan, walaupun itu begitu sulit. Dan juga tentang cinta yang diam-diam tumbuh.
    WpPart
    Complete
  • Saat Dunia Fana Berskenario
    Saat Dunia Fana Berskenario
    Rintik hujan terus terdengar dari luar sana... Biasanya suara rintik hujan membuatku tenang dan begitu bahagia,tapi tidak kali ini... Hujan membuatku semakin terpuruk dalam kesedihan... Setiap tetes air hujan membawa seribu kenanganku bersamanya... Dan itu membuatku semakin rapuh... Bagai kaca yang telah retak dan hancur berkeping-keping... Itu sama halnya dengan keadaan hatiku sekarang ini..
    WpPart
    Complete
    Dia Hujan dan Cinta Pertama
    Dia Hujan dan Cinta Pertama
    Sesaat ketika hujan turun, aku berpikir waktupun telah berhenti. Dan aku di satukan dalam kebahagiaan yang menyakitkan. Ada masa ketika musim hujan itu, aku menumpahkan semuanya dalam tangisku. Dan aku tertawa atasnya. Namun saat ini, ketika hanya ada musim kemarau di hatiku, aku merindukan hujan itu. Bahkan ketika tahu, bahwa aku berada di bawah rintik-rintik hujan yang menggelora, aku tetap merasa, itu bukan hujan yang aku rindukan.
    WpPart
    Complete
  • rain untuk senja
    rain untuk senja
    sebuah kisah yang mungkin ga ada apa apa nya sebuah kisah sederhana yang menceritakan dua orang yang saling mencintai hujan,dua orang yang mengagumi hujan dan dua orang yang jatuh cinta Hujan dia yang selalu menyampaikan rasa rindu kepada siapapun yang meminta nya itulah yang di lakukan oleh gadis lucu setengah dingin yang mood nya suka naik turun yang kemudian jatuh cinta pada cowok cuek yang punya dunia sendiri cowok itu rain iya cowok aneh yang suka hujan..
    WpPart
    Complete
    Rain Sound
    Rain Sound
    (Telah Diterbitkan) Aku bingung kenapa banyak orang yang menyukai hujan. Saat kutanya, sebagian dari mereka mengatakan bahwa hujan itu romantis, beberapa berkata bahwa hujan itu menyejukkan, yang lainnya mengungkapkan bahwa hujan membawa ketenangan. Ada juga yang bilang bahwa hujan membawa keluar semua kenangan yang lama tersimpan rapi di sudut hati setiap orang. Kau juga suka hujan. Dan alasanmu adalah favoritku. Kau bilang hujan adalah anugerah Yang Maha Kuasa. Tetes-tetes yang turun membawa pesan dari langit dan setiap butirnya menyampaikan pesan yang menunggu untuk diinterpretasikan oleh setiap manusia. Saat hujan turun, kau selalu mengamatinya. Berusaha memaknai suara yang ditimbulkan oleh berjuta tetes air yang menghantam bumi. Aku sedikit demi sedikit mulai memahami jalan pikiranmu. Juga mulai memaknai bunyi hujan yang turun. Tes. Tes. Tes. Dan karena kepahamanku akan jalan pikiranmu itulah-- Aku membenci hujan. Copyright © 2014 by vachaa
    WpPart
    Complete
  • Ombrop(luv)iaphile Phobia (sudah terbit)
    Ombrop(luv)iaphile Phobia (sudah terbit)
    Diterbitkan oleh At Press Sumatera Sesuatu menghantam atap, membuat suasana semakin menegangkan. Aku hendak berlari menuju rumah, tetapi tiba-tiba muncul suara yang mencegatku. "Hei, tunggu!" Seorang laki-laki berpakaian serba hitam dan memegang payung yang juga berwarna sama bergerak mendekatiku. "Panggil aku Rinan. Kamu takut sama hujan ini, ya?" Seulas senyum manis terukir di wajahnya. Rinan menatap diri ini dari jarak yang cukup dekat dan menjentikan jari, memberi isyarat agar fokus padanya. Aku yang merasa waswas langsung mundur beberapa langkah untuk menjauh. "Ka-kamu mau apa?"
    WpPart
    Complete
    Haters and Lovers of Rain [END]
    Haters and Lovers of Rain [END]
    "Hujan itu cuma membawa petaka, bencana, dan kesialan!" "Hujan itu membawa ketenangan dan kebahagiaan. Kau hanya perlu menikmatinya." - - - Rintik hujan yang turun membasahi bumi membawa begitu banyak cerita dengan penuh kenangan. Kenangan itu ada yang berupa kenangan baik dan ada pula kenangan yang buruk. Seseorang begitu membenci hujan karena hujan selalu membawa kenangan buruk baginya. Tapi ada pula yang sangat menyukai hujan, karena hujan selalu membawa kebahagiaan baginya. - - - Cerita ini tentang dua orang remaja yang bertolak belakang. Si pembenci hujan, dan si pecinta hujan.
    WpPart
    Complete
  • Rainangkasa #2 [END]
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Rainy Day (complete)
  • Bukan Salahnya Hujan (Completed)
  • Saat Dunia Fana Berskenario
  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • rain untuk senja
  • Rain Sound
  • Ombrop(luv)iaphile Phobia (sudah terbit)
  • Haters and Lovers of Rain [END]

Rainangkasa #2 [END]

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines