Love Me, Please!

Love Me, Please!

  • WpView
    LECTURAS 3,918
  • WpVote
    Votos 102
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, dic 29, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
"Aku suka kamu!" Kataku dengan sekali napas. Secara otomatis orang orang yang berlalu lalang dan sedang berbincang santai menjadikanku targetnya saat ini. Satu hal yang aku rasakan kali ini. Malu. Rasanya ingin ngulang waktu, gajadi deh ngomong kayak gitu. "Gue nggak suka orang jelek," balasnya enteng. *** Ini bukan cerita dimana kedua lawan jenis saling tertarik satu sama lain. Bukan pula cerita seorang wanita yang menyukai pria secara diam-diam. Tapi ini adalah perjuangan seseorang untuk mencapai takdirnya.
Todos los derechos reservados
#103
mila
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BOY & SENJA
  • It HURTS
  • Dalam diam
  • HaluNatasha
  • MY LOVABLE CHEF! [ONGOING]
  • ALETA
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Ali Arkhan
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • 27 FEBRUARI

[FOLLOW AUTHOR SEBAGAI UANG PARKIR] Ada luka yang tak bisa dilihat. Ada kenangan yang tak bisa dihapus. Ada nama yang terus bergema dalam ingatan, meskipun pemiliknya sudah lama menghilang. Boy Zayendra Valtan tumbuh dengan kepalan tangan dan luka yang tak pernah benar-benar sembuh. Hidupnya bukan tentang mencari kebahagiaan-tapi tentang bertahan. Ia mengubur semua yang rapuh dalam dirinya, menenggelamkan masa lalu di balik geng motor, perkelahian, dan jalanan yang selalu membawanya pulang dalam keadaan babak belur. Namun, semuanya mulai retak saat ia kembali bertemu dengan seseorang dari masa lalunya. Senja Aprilianti Alvarina. Sebuah nama yang terasa akrab. Sebuah wajah yang seharusnya hanya ada dalam ingatan masa kecil yang buram. Tapi kenapa setiap melihatnya, Boy merasa seperti sedang melihat bayangan dari sesuatu yang telah ia lupakan-atau sengaja ia buang? Ada sesuatu di antara mereka. Sebuah cerita yang belum selesai. Sebuah kebenaran yang selama ini tersembunyi di balik ingatan yang terfragmentasi. Namun, pertanyaannya adalah... Apakah semua itu pantas diingat? Atau justru ada alasan kenapa masa lalu seharusnya tetap terkubur? Karena tidak semua yang kembali membawa kehangatan. Beberapa, hanya akan membuka luka yang lebih dalam... dan menghancurkan segalanya. "Gue pikir, kalau gue cukup kuat, cukup keras, cukup kejam sama dunia, gue nggak akan takut kehilangan lagi. Tapi pas dia muncul, gue sadar... gue cuma bocah tolol yang nggak pernah benar-benar siap ditinggal pergi." Senja: "Mungkin kita nggak bisa siap. Tapi aku yakin, kamu bakal kuat. Walau kadang, kehilangan itu tetap datang." ‼️ TINGGALKAN JEJAK, WAJIB ‼️ /Semua ini hasil karangan sendiri!! dilarang plagiat‼️

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido