I LOCKED

I LOCKED

  • WpView
    Leituras 1,784
  • WpVote
    Votos 338
  • WpPart
    Capítulos 12
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, ago 25, 2017
WpInfo
Ficção
Romance
Cover by mcmaudy Tentang dia yang menyimpan benang luka yang kian lama kian tersangkut pada jarum yang patah. Sulit untuk melupakan. Tentang dia yang penuh tekanan dan tuntutan hingga menjadikannya sosok yang ambisius dan egois. Sama sekali bukan dirinya yang dia inginkan. Tentang dia yang menyimpan kebencian yang tanpa sadar juga merasakan kenyamanan dan kehangatan tiap kali berhadapan dengan sang musuh bebuyutan. Tentang dia yang tak pernah membayangkan jika dirinya bisa jatuh dan tersesat didalam jurang perasaan. Tepat pada gembok yang terkunci kepatah hatian.
Todos os Direitos Reservados
#221
ambisi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • When his name is
  • True Love?
  • Move On
  • Some Kind of Love [DISCONTINUED]
  • Sicklus ( segera dan pengen banget dicetak)
  • LUKA [END]
  • MELEPASMU
  • Losing Heart
  • Everything Between Us (ON GOING)

sinopsis: "Aku milikmu, ingat itu." Aku bertemu dengannya-dan saat menatap matanya, semua luka lama terasa seperti baru kemarin. Kami bukan orang asing. Kami adalah dua jiwa yang pernah saling memiliki, lalu membuang ribuan kenangan dan mimpi seakan semuanya tak berarti. His name is Benedictus. "Dia adalah masa laluku... dan juga yang terakhir bagiku," ujar Angelz saat bicara pada Chris-teman yang selama ini diam-diam mencintainya dari kejauhan. Chris tahu, cintanya mungkin tak akan pernah terbalas. Bukan karena dia tak cukup baik, tapi karena bayangan masa lalu Angelz terlalu kuat untuk dilupakan. Lalu, ketika masa lalu dan masa kini bertabrakan, akankah Angelz tetap memilih luka yang familiar... atau cinta yang diam-diam tumbuh dengan tulus? ________________________________________ prolog: Aku lupa kapan terakhir kali memeluknya-mungkin saat langit masih tahu cara bersinar di mataku, sebelum semua berubah jadi abu-abu. Dia berdiri di depan ku sekarang, seperti mimpi buruk yang kembali mencari tempat tinggal. Tapi bukan karena aku takut... aku hanya belum siap mengingat betapa dalamnya luka yang pernah kami ciptakan bersama. Namanya Benedictus. Dan sekali lagi, dunia menuntunku ke arah yang selama ini ku coba lupakan. "Angelz," suaranya tak berubah. Aku menunduk. Karena sekuat apa pun aku menyangkal... sebagian dari diriku masih miliknya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo