21 Bullshit List

21 Bullshit List

  • WpView
    Reads 1,624
  • WpVote
    Votes 507
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 24, 2018
Lionatasha Abhyaksa, 19 tahun, pengidap bipolar II yang sudah selesai dengan hidupnya. Tash sudah muak menjalani hidup dengan kekosongan yang bahkan tidak ia pahami-sudah lelah menjalani hidup bukan sebagai dirinya. Ia tidak ingin hidup lagi, karena satu-satunya alasan ia masih hidup adalah karena ia masih bernafas. Sampai ia bertemu Alby, 25 tahun, laki-laki yang membuatnya lebih hidup selama hidupnya, yang membuatnya kembali memberi hidup satu kesempatan lagi. Saat cinta datang dan memperumit segalanya, Alby tahu bahwa hubungan mereka ada karena kebohongan. Ini cerita mereka yang sama-sama kembali mengenal emosi yang sudah lama tidak mereka rasakan. Bahagia. Kedua puluh satu omong kosong yang diimpikan Tash, apakah ia akan menyelesaikannya?
All Rights Reserved
#536
teenromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • Gula - Gula
  • Semu [Completed]
  • Stolen Before Fallen
  • Hopeless
  • My Ice Prince
  • TRUTH {COMPLETED} ✓
  • DUSK TILL DAWN [HSG2] ✔️

Peringatan: Rate: 21+ Harap bijak dalam memilih bacaan. "Aaah ...." Sebuah desahan lolos dari bibir seorang wanita ketika seorang pria kini sedang mencumbu mesra dirinya. Wanita yang sedang duduk di atas pangkuan pria itu terus mendesah nikmat dengan mulut yang terbuka ketika pria itu tengah mencumbu bagian lehernya. "Ah ... Terus!" desahnya bahkan sebelum pria itu memasukkan miliknya. "Sepertinya kita butuh kamar, honey," bisik sang pria dengan suara serak dan beratnya, benar-benar sangat sexy sekaligus menggairahkan, membuat si wanita bergidik merasakan aura sang pria. ***** Manora James, seorang wanita yang sangat mencintai Aldrich Hamilton, yang tak lain merupakan kekasihnya sejak bangku perguruan tinggi. Keduanya memilih menikah ketika Aldrich memiliki pekerjaan tetap di perusahaan milik keluarganya. Namun, semakin hari sesak semakin menyelimuti hatinya. Bagaimana tidak, Aldrich yang dulunya sangat perhatian dan sangat mencintainya kini berubah menjadi dingin dan tak tersentuh olehnya. Jangan lupakan kebiasaan pria itu yang kini lebih senang menghabiskan waktu di luar dengan para wanita bayaran. Perlahan Manora mulai bertanya, apa dirinya harus bertahan di tengah dinginnya pernikahan mereka atau memilih pergi dan melupakan segala sakit yang membelenggunya. Manora dilema, antara bertahan dan pergi, apa yang harus ia pilih?

More details
WpActionLinkContent Guidelines