Anastasya Diary

Anastasya Diary

  • WpView
    Reads 209
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 28, 2017
Aku.. Manusia setengah peri? dan Dewi? Dulu aku kira itu hanyalah cerita dongeng... Tapi di dunia lain.., cerita itu ternyata benar... Tapi selama ini aku bermimpi aneh.., apakah mimpi itu kenyataan??? Aku menemukan buku yang bergemerlapan mendatangiku.. Lalu aku membuka buku itu dan.......... Seolah olah ada seorang peri bernama Icha yg menjadi sahabat peri ku... Gelang ungu selalu ada di kepalaku.. Peri dan buku dongeng selalu di otakku... Aku selalu sekejap memikirkan sesuatu tentang peri dan Dewi malam yg cantik... ( Tuh kan mengkhayal lageee... 😒 )
All Rights Reserved
#585
fairy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • Space World: Darkmoon Avenue
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • Lain Dunia (Tamat)
  • The Ljosalfar
  • Penguasa Alam Ghaib
  • Tolong, Aku Masih di Sini
  • Apa Yang Bulan Lihat (terjemahan: What The Moon Saw by Hans Christian Andersen)
  • [BL] LAZARE
  • Grin Like A Cheshire [On Going]

Aku hampir saja membuat kesalahan besar. Sangat BESAR. Tuliskan dengan huruf kapital tercetak tebal. Besar! Jenis kesalahan yang bukan hanya mengancam keselamatanku, melainkan menyeret keluargaku kepada kehancuran. Pokoknya masalah deh. Untung bencana bisa kucegah. Andai segala ingatan "pengalaman pahit" kaum kelas bawah tidak menghantam kepalaku di waktu yang tepat, mungkin sekarang aku akan jadi manusia ngenes. Sebelum aku sempat mengikuti kemauan segerombolan cewek "iri dengki paket lengkap" yang menyuruhku mengganggu Riana Forster, putri kesayangan keluarga Forster, karena dia menjadi kekasih keluarga Gauthier ... fiuh untunglah. Untunglah! Untung saja aku sadar! Aku pun mengikuti saran para tokoh penerima isekai (berdasar pengalaman baca sih) dan memilih jalan lurus; tidak menikung, menukik, apalagi jungkir balik. Apa enaknya menginginkan cowok orang lain? Lebih baik kunikmati privilese yang kudapatkan di kehidupan kedua. Jaya! Jaya! Jayaaaaa! Akan tetapi, perkiraanku salah! Iya sih, aku tidak menjadi musuh orang penting. But, why? Why oh why sepertinya aku menjadi target orang yang seharusnya tidak aku usik? Tolong beri tahu aku letak kesalahan rencana hidup aman dan nyaman milikku sekarang juga! Astaga sumpah mati aku nggak ada rencana jadi orang jahat. Sebaiknya utamakan diskusi demi mencari mufakat. Oke? Oh apa? Calon suami? Mama, tolooooong! Kenapa ada cowok mengaku calon suamiku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines