Goodbye!

Goodbye!

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 16, 2017
Kita punya dua pilihan bersama atau berpisah. Berpisah adalah hal yang aku takutkan, tapi mungkin berbeda dengannya, dia yang kini mulai menjauh. Aku tak bisa meniru syair-syair cinta Kahlil Gibran, yang melarang berduka ketika berpisah. Aku tak setegar itu. Apakah kebersamaan hanya sebuah dongeng kehidupan? Aku punya pertanyaan yg sama dengan para sang pata hati lainnya, mengapa datang bila harus pergi? lalu mengapa aku mudah digantikan sosok lain? Selamat senja.. Engkau belum pernah dan yang mungiki takkan pernah menikmati senja bersamaku. Katanya berpisah akan meninmbulkan kesedihan di awal, dan akan menjadi lebih baikn setelahnya. Ohh aku bahkan tak percaya ini. Terimakasih telah memberi warna di hidupku. Selamat senja.. engkau yang belum pernah dan mungkin takan pernah menikmati senja di sampingku. Semoga sinarnya memberi kerenangan di detik-detik tenggelamnya sang fajar. Kau harus tau kau sama indahnya dengan senja. Elok dan menenangkan. Bahkan kau lebih indah, sungguh! Baiklah.. Sellamat tinggal karena telahl melepaskanku meninggalkanku, dan mungkin tak memcintaiku lagi. Tapi ....... ingatlah bahwa aku tidak benar-benar pergi, Karena aku masih punya mimpi untuk pretemuan kita di satu senja yang indah, hangat, dalam keadaan sehat dan waktu yang tepat . Berbagahialah my captain, Semoga kau merasakan setiap kerinduanku, dan semua doa-doa. Takdir dan waktu bisa mencuri kau dari sisiku, tapi tidak ada yg bisa mengambil kenangan berharga kita. Dear my captain, the only reason i say goodbye to you because is i belive i can say " Hi" again Someday, Goodbye!
All Rights Reserved
#594
goodbye
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • eudaimonia
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • My Wish
  • Semua Memukul (✅)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • Rembulan Yang Sirna

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines