Oceanna

Oceanna

  • WpView
    LECTURES 4,630
  • WpVote
    Votes 527
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., janv. 25, 2026
Oceanna Jasmine--Anna, memuja Shaka selama lebih dari separuh usianya. Shaka adalah definisi sempurna. Sosok lelaki dengan paket lengkap yang berhasil membuat Anna tak ingin mengenal lelaki lain. Hanya Shaka. Dan selalu, Shaka. Sementara, Shaka justru memandang Anna dari sudut yang berbeda. Bagi Shaka, Anna hanyalah seorang gadis kecil pengganggu yang tak lebih dari sekadar 'ekor'-nya. Anna adalah sumber dari segala rasa kesal yang sialnya tak pernah mampu untuk dia lepaskan. Anna adalah muara dari dua perasaan berbeda, yang lucunya bisa dia rasakan dalam waktu bersamaan. Di saat Anna tengah berusaha meluluhkan hati Shaka yang sekeras gunung es di kutub selatan, Elang Antakadewa dan sejuta problematikanya hadir... tanpa diundang. Berbeda dengan Shaka. Bagi Elang, Anna adalah penyembuh sekaligus luka yang tak sengaja hadir dalam hidupnya. Kehadiran Anna sangat Elang butuhkan, sekaligus Elang sanggahkan. Memaksa Elang untuk memilih antara perasaannya atau ketakutannya. Kalau sudah begitu, ke mana kah hati Anna akan berlabuh?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Loventure [TELAH TERBIT]
  • Dilema [COMPLETED]
  • It's You! [COMPLETED]
  • HANNA
  • Abience (HIATUS)
  • Filosofi Kaktus [Selesai]
  • A RECCURING PAST
  • FREEDOM  [END]

Satu hari sebelum mawar putih layu dia pernah berkata, "Jangan takut kehilangan. Karena sejatinya hidup adalah tentang kembalinya ke pelukan Tuhan." Saffiyah adalah gadis yang menduduki peringkat akhir di sekolah hal itu membuat Saffiyah mendapatkan perlakuan kasar dari sang Papa. Disatu sisi dia juga bahagia bisa menjadi pacar dari cowok paling pintar di sekolah. "Boo?" "Ya." "Saat aku udah nggak kuat untuk bertahan. Aku mau kamu tetap jadi Boo yang aku kenal. Jangan pernah berubah dan jangan pernah menyepelekan hal kecil yang membuat kamu kehilangan. Karena kamu nggak tahu kalau hal kecil yang kamu abaikan bisa menjadi penyesalan kamu." "Saf?" "Boo, aku udah nggak kuat. Sakit banget rasanya."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu