;
  • WpView
    Odsłon 1,262
  • WpVote
    Głosy 58
  • WpPart
    Części 25
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja wt., maj 8, 2018
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#65
poetry
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Kelopak Tanpa Bunga (کلوڤق تنڤا بوڠا) [OG & SU]
  • ENIGMA
  • FOURTH HAREM
  • Cinta yang Ku Dambakan Bahagia( Slow Update)
  • Sekadar Kata Hati
  • Kisahnya Begitu Jalannya Begini
  • Langkah Tanpa Lari: Aera Inara [C]
  • Fragment Rindu
  • aksara
  • Berjuang walau penat

[PROSA PUITIS✒️] Imalis Camélia atau Camy selalu bergerak dalam diam. Sunyinya bukan kosong tetapi ia menyimpan rahsia, kenangan, dan luka yang jarang disentuh. Di sebuah kedai buku lama kecilnya, di antara kelopak yang gugur dari pokok bunga kamelia di halaman, setiap hari menjadi ritual menatap dunia melalui kesunyian. Hinggalah suatu ketika "Insan" itu muncul. Tenang, penuh perhatian, dan diamnya bukan hambar malah menyentuh sesuatu yang tersembunyi dalam diri Camy. Mereka tidak banyak bercakap cuma berbalas-balasan surat. Tetapi dalam diam, sesuatu berkembang. Sebuah kisah yang lembut, halus, dan tak terucap selama ini. ".... mana kau menghilang, lama aku tunggu..." - monolog, IMALIS CAMÉLIA "Saya tak ada niat nak menghilang tiba-tiba, tapi kalau ditakdirkan saya hilang buat selama-lamanya, awak boleh jaga diri tak?" - S.E.A Di antara kelopak tanpa bunga itu, ada kedua jiwa belajar menemukan cinta dalam cara yang paling sunyi, paling puitis... dan paling nyata.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści