Story cover for Kamu  by chocoletter
Kamu
  • WpView
    LECTURES 1,236
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Chapitres 36
  • WpView
    LECTURES 1,236
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Chapitres 36
En cours d'écriture, Publié initialement janv. 16, 2017
Ini cerita tentang kamu.
Ya, semuanya tentang mu

Kamu bukan satu.
Kamu itu jamak.
Kamu yang diam.
Kamu yang membenciku.
Kamu yang tidak mengetahui ku.
Kamu yang baru mengenalku.
Kamu yang pura-pura tidak mengetahui keberadaanku.
Kamu yang tak terlupa.
Dan kamu-kamu lainnya.

Tapi, saat ini yang ku mau
Cuma Kamu.

Bukan fiksi namun asli.
Jangan hina saya.
Saya bukan profesional tapi berusaha menjadi profesional.
Ini sudut pandang saya.

Sedikit berputar putar.
Tapi jika kamu sejalan, tidak terasa.

Update? Nggak menentu.
Lebih baik nggak usah menunggu yang tidak pasti. Baca saja cerita yang masuk di timeline.
Tapi, jika tetap ingin membaca, silakan menikmati!
Attribution Creative Commons (CC)
Table des matières
Inscrivez-vous pour ajouter Kamu à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#146tentangkamu
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
The Rainbow is Over cover
Saat Aku Melihatmu cover
MAID CHILD cover
Simple Things About You cover
BUCIN cover
Problem Best Friends cover
Tentang Kita cover
Sepotong Kue Kenangan dan Secangkir Kopi Pahit cover
love story at school cover
Takdir dan lukanya(End) cover

The Rainbow is Over

32 chapitres Terminé

"Jika ingin bermain, maka keduanya harus bahagia. Tapi, jika salah satunya tidak merasakan bahagia, bagaimana bisa dikatakan bermain?" Berawal dari pertemuan yang tidak disengaja, seorang gadis remaja si kutu buku bertemu dengan seorang pria yang tak Ia kenal sebelumnya. Dalam tatap yang saling bertemu, menghasilkan sebuah adegan yang membawa mereka untuk berkenalan. Terkesan biasa saja saat bertemu dengannya. Tidak ada yang spesial. Hingga akhirnya dia mendekat dan rasa penasaran pun muncul. Tak hentinya gadis itu bertanya mengapa dia datang dan tidak beranjak pergi. Bertanya kepada sang bulan sampai bimbang merajai hatinya. Bimbang antara Ia memberontak atau terus membisu.