Tentang Kehilangan

Tentang Kehilangan

  • WpView
    Reads 652
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 5, 2018
"Salma!" "Nath udah berapa kali sih gue bilang sama lo? Jangan panggil gue Salma. Pertama, nama gue itu BUKAN SALMA. Kedua, nama gue itu gak ada huruf S nya. Milea ke Salma itu jelas jauh beda. Lo gak bisa bedain? Gue heran." "Gue juga heran sama lo. Nama lo gak ada huruf S-nya tapi sikap lo dingin banget kayak es. Rain dalam nama lo itu mungkin artinya dingin ya. Hujan kan dingin." "Tolong jangan sebut nama itu di depan gue, Nath." "Oke, kalo gue panggil lo Milea itu berarti pasangan lo sama Dilan. Dan Nathan itu pasangannya sama Salma. Jadi gue panggil lo Salma, karena Salma-nya gue itu lo. Masa iya gue harus ubah nama gue jadi Dilan, ntar wajah gue jadi kayak Dilan lagi. Ya anggap aja Salma itu panggilan sayang gue ke lo." "Ck, Nath please." Gadis itu berdecak kesal. "Lo itu bukan Nathan Januar Prasetyo di novel karya Kak Erisca Febriani. Dan gue bukan Milea Adnan Hussain di novel karya Kak Pidi Baiq. Gue ya gue, Arumilea Raindyama yang punya nama panggilan Milea. Dan lo Jonathan Bagaskara Adithama yang punya nama panggilan Nathan. Jadi stop terobsesi sama kisah Nathan Salma ataupun kisah Dilan Milea. Karena itu hanya ada dalam novel, bukan dalam kehidupan lo. Dan satu lagi, lo gak cocok untuk jadi Nathan-nya Kak Erisca." Baru saja gadis itu berjalan satu langkah akan meninggalkanya, gadis itu berbalik lagi. "Kalo lo gak suka panggil gue Milea, lo boleh panggil gue Alea atau apapun itu asal jangan Salma atau Rain. Gue gak suka." "Yaudah kalo gitu gue panggil lo Cintaku aja. Gimana?" teriak pemuda itu sambil tersenyum lebar penuh kemenangan. "Gila lo bener-bener udah gila Nath." teriak gadis itu kesal, tapi dia tetap melanjutkan langkahnya. 💔💔💔
All Rights Reserved
#1
nano-nano
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Arsyilazka
  • ELZEAN [On Going]
  • FARZAA
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • Im Yours.
  • RAISEN
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • AILAH(END)✅
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines