Gwaenchana ; CKH [Private/Revisi]

Gwaenchana ; CKH [Private/Revisi]

  • WpView
    Reads 30,346
  • WpVote
    Votes 282
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 14, 2021
!! REVISI [Privated on some chapter] Copyright®2017 by yptripark_ Publish Started [17012017] Cover by Sun1396. Gwaenchana ; CKH : Because I Need You. Aku belajar banyak tentang sebuah kehilangan. Mencari jejak diantara beribu bayangan luka masa lalu hanya untuk menemukan sebuah kata sederhana bernama "BAHAGIA." Aku jatuh sampai terpikir aku tak 'kan punya harapan untuk mampu berdiri lagi. Aku berusaha tersenyum seakan aku bahagia dengan semua rasa sesak ini. Dan seiring waktu berjalan. Aku mulai belajar untuk bangkit. Berpikir jika semua beban menyakitkan ini telah berakhir sehingga mungkin semuanya masih bisa kembali seperti keinginanku. Ya seperti keinginanku. Tapi semudah harapan itu terbangun, maka semudah itu pula harapan itu dihancurkan. Ya, keinginanku hanya mimpi tak berdasar, yang bahkan Tuhan pun tak pernah menjanjikan akan mewujudkannya. Lalu apa lagi yang lebih bodoh dari tetap berharap ketika aku tau jika hidupku adalah permainan takdir. Apa lagi yang lebih menyakitkan selain tau jika harapan terkecil yang aku miliki pun tak akan berarti apa pun lagi. Jadi saat ini apakah aku bisa berhenti? Berhenti berharap bahwa penantianku akan berujung kebahagiaan. Disaat aku tau, detik yang berlalu hanya akan kembali membawa rasa sakit tak berbatas. Yang akan semakin mendekatkanku pada kenyataan jika kesempatan yang Tuhan berikan padaku mempunyai arti yang sama dengan kembali berkorban untuk yang kedua kalinya. Note : Cerita ini masih dalam tahap revisi. Beberapa narasi dan dialog antar tokoh akan mengalami beberapa perubahan. Tapi tidak akan merubah jalan cerita. Hanya perbaikan peletakan tanda baca, EYD dan beberapa kalimat yang dianggap tidak cocok.
All Rights Reserved
#4
sparkyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Everytime [end]
  • Gomawo Hyung [END]
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • [1]C for B - (heaven on earth with you) CHANBAEK
  • Soft Slave [END]
  • Meet you in miracle ✔
  • BACKWARDS (spartace ff)
  • Printemps
  • Fading Out Flickers

Namanya Jung Eunji, gadis itu cantik dengan pita warna merah dikepalanya. Dia sahabatku, sejujurnya aku tak menganggapnya sahabat, melainkan seseorang yang istimewa. Kesan pertama kami bertemu, aku sudah berani mencium pipinya. Dia sangat manis dan lucu. Aku rasa aku mulai menyukainya. Jung Eunji dan Kim Jongin, ah itu menggemaskan sekali. Tahun ini kami bertemu lagi, setelah hampir lima belas tahun tak bertemu lagi. Dia bertambah cantik dengan rambut yang digerai lurus sampai punggung. Senyumannya manis, tak berubah sejak dulu. Ini akhir musim gugur, dimana kami dulu berpisah. Dan aku merasa kali ini akan ada perpisahan lagi setelah pertemuan kami yang kesekian kalinya. Ia tahu jika aku adalah Kim Jongin yang dulu, padahal aku sudah mati-matian ingin menyembunyikannya. Alasannya cukup sederhana, aku tidak ingin Jung Eunji menangis. Hey, Eunji-ya. Aku benci dirimu yang cengeng! Kau itu dulu menyebalkan dan suka menguntitku. Jujur aku suka, tapi itu telalu malu untuk ku ungkapkan. Kau tahu, seberapa aku menyukaimu? Haha, aku suka sekali. Aku pernah berharap pada satu musim gugur, aku memohonnya dibawah pohon maple ketika umurku menginjak dua puluh tahun. Jika nanti jika kita bertemu aku janji akan mengabulkan satu permintaanmu, yang terakhir kalinya. Saat itu aku sangat merindukan dirimu, rindu sekali. Beribu malam kulewati, dan aku mendapati permintaamu yang terakir kali kemarin. Kau ingin menghabiskan akhir musim gugur ini bersama denganku bukan? Tapi aku lebih berharap kau bisa memberikan maaf terlebih dahulu untukku. Permintaanmu yang terakhir tak bisa kukabulkan. Maaf, Jung Eunji, aku bukan Tuhan yang bisa hidup semauku. Aku juga bukan malaikat yang bisa hidup berjuta tahun untuk menjagamu. Aku hanya manusia biasa seperti orang-orang. Tapi bedanya karena aku mencintaimu. Terima kasih, kuminta jangan pernah lupakan aku. Written by :: putchicolate 15 June 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines