Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
Hello, Love?!

Hello, Love?!

  • WpView
    MGA BUMASA 219
  • WpVote
    Mga Boto 41
  • WpPart
    Mga Parte 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Feb 3, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
[ON GOING] Perempuan itu senang sekali mengelak bahwa ia sedang jatuh cinta. Dicarinya berbagai macam alasan untuk menutupi perasaannya. Tak dibiarkannya orang lain tahu dengan pasti apa yang sedang ia rasa. Sebab yang ia percaya tak akan berbicara pada siapa-siapa bahwa ia sedang jatuh cinta, kecuali Dia. Perempuan itu mengaku tak memendam rasa sedikit saja. Ia berusaha setenang itu ketika berada dihadapan lelaki yang berhasil membuatnya jatuh setelah sekian lamanya. Percayalah, ia hanya sedang pura-pura. Nyatanya, dalam hatinya ada suara gemuruh tak berhenti menyuarakan gelisahnya perihal rasa yang mulai ada. Perempuan itu tidak cemburu kelihatannya, padahal dalam hatinya ia tak suka. Perempuan lain yang mendekati lelakinya akan menjadi buronan yang selalu ia awasi. Ia pandai sekali mengorek informasi tentang siapa perempuan yang gemar berinteraksi dengan si lelaki. Jangan remehkan ini. Perempuan itu tak setenang yang terlihat, tak sebahagia yang tersirat dari wajahnya. Senyumnya adalah topeng yang paling sering ia gunakan. Nyatanya, hatinya penuh luka, tergores di sana-sini. Sesekali ia menangis sesak, hujan turun di sudut kamarnya. Hatinya masih terbalut perban, tapi ia paksa untuk terus bertahan. Perempuan itu akan selalu menuntut pengertian, pemahaman dan pemaklumanmu. Perempuan itu seringkali tak bisa mengungkapkan cintanya dengan kata-kata. Namun, ia tahu betul bagaimana mengubah cinta sebagai kata kerja. Jangan heran bila ia akan menjadi sebegitu khawatirnya padamu, merasa bersalah bila tak melakukan yang terbaik untukmu. Perempuan itu yang akan menjadi lebih cerewet dari biasanya, bila kau makan terlambat atau tak peduli dengan waktu istirahatmu. Mungkin terkadang akan terasa menyebalkan untukmu, tapi pahamilah bahwa begitulah cara perempuanmu menunjukkan cintanya padamu. Biarkan ia melakukannya, menjadikanmu sebagai dunia hingga surganya. -vyo
All Rights Reserved
#249
aboutlove
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • You're Here, But Not For Me
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • GASLIGHTING
  • Behind The Smile
  • Love Hurts [End]
  • Secret Admirer
  • REVANO UNTUK REVA
  • I'm okay (END)
  • FIZYA
  • Back To Change i'm aletha now ! #wattys2018

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman