Just You!

Just You!

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 10, 2017
"Ini pertemuan ketiga kita dalam sehari sepertinya ada sesuatu yang diciptakan tuhan untuk kita" kalimat yang dilontarkannya membuatku menatap dengan wajah yang kebingungan. "Wahhh ternyata kalian sudah saling mengenal, hebatt ryan sepertinya semua wanita cantik dimuka bumi ini kau sudah mengenalnya, kau memang pemain yang hebat" "Apa maksud perkataanmu itu alva, aku hanya bertemu 2 kali degannya secara kebetulan dan sekarang aku bertemu lagi dengannya disini" ia masi menatapku dengan lekat aku sangat merasa risih dengan tatapannya itu. "Ouhh kalau begitu seharusnya kalian kenalan" alva mrmaksaku mengulurkan tanganku kepada lelaki itu dengan terpkasa aku aku harus melakukannya karna alva terus menarik lengan tanganku. "Alicia" aku mengulurkan tanganku dengan terpaksa tetapi lelaki yang sudah berada didepanku saat ini malah tersenyum. "Bryan james" akhirnya ia membalas uluran tanganku ia mencengkram taganku dengan kuat aku berusaha melepasnya tapi ia malah mempereratnya ia terus menatapku.
All Rights Reserved
#461
brokenheart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • DeaSea
  • My Famous Boyfriend [Completed]
  • Vericha Aflyn ✔️
  • K I N G [Completed]
  • Let's Make A Happy Marriage
  • Aksara Lingga
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Exams In Love
  • Please, Love Me (END)

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines