Story cover for Deep by clarknest
Deep
  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 15
Ongoing, First published Jan 20, 2017
Hidup sebagai seorang yang terasingkan memang nyaman,  semua bebas berekspresi.  


Namun kesendirian itu justru menenggelamkanmu dalam sepi tanpa dirimu sendiri sadari.  Sangat pekat. 


Sampai kaupun tak menyadari,  dimana kira langkahmu kini menapak.  

Semua terasa semu,  fana yang semakin menjauhkanmu dari sekitar.  Membuatmu melupakan orang lain,  dan hanya mengingat dirimu sendiri.  Tanpa kecuali.  


Tak tertolong,  bahkan untuk mengecap sebuah kebersamaan. 


Seorang diri,  berteman dengan goresan tinta yang menjadi senandung hari - harimu.
All Rights Reserved
Sign up to add Deep to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Coretan Sera (HIATUS)  by saharahaa
5 parts Ongoing
Sera, seorang gadis muda yang selalu menemukan kebahagiaannya dalam keramaian dan interaksi sosial, perlahan menyadari bahwa ia telah mengorbankan kebahagiaan pribadinya demi orang lain. Sejak kecil, ia percaya bahwa kebahagiaan sejati datang dari dikelilingi oleh banyak orang, dari menjadi pusat perhatian, dan dari memberikan segala yang ia miliki untuk menyenangkan orang-orang di sekitarnya. Namun, keyakinan itu mulai runtuh ketika ia merasakan pahitnya kenyataan bahwa sebagian besar dari "teman-teman" itu hanya datang saat mereka membutuhkan, meninggalkan Sera sendirian saat badai kehidupan menerjang. Kesendirian yang ia rasakan di tengah keramaian menjadi lebih menyakitkan daripada kesendirian yang sesungguhnya Dalam keputusasaan, Sera teringat akan nasihat ibunya: "Setiap masa pasti ada orangnya; dan setiap orang pasti ada masanya." Nasihat ini, yang dulu hanya ia anggap sebagai kalimat bijak biasa, kini mulai menemukan makna yang mendalam. la mulai bertanya-tanya, apakah masanya untuk belajar mencintai diri sendiri telah tiba? Apakah orang yang paling penting di dalam hidupnya adalah dirinya sendiri? la menarik diri sejenak dari hiruk pikuk, mencoba memahami siapa dirinya tanpa label-label yang diberikan orang lain. la belajar mengatakan "tidak" tanpa rasa bersalah, menetapkan batasan, dan memprioritaskan kesehatan mentalnya. Proses ini tidaklah mudah. Ada rasa takut kehilangan, rasa bersalah, dan kecanggungan di awal. Namun, dengan setiap langkah kecil, Sera menemukan secercah cahaya. la mulai melakukan hal-hal yang dulu ia tunda demi orang lain: membaca buku yang ingin ia baca, menjelajahi tempat baru sendirian, dan menulis jurnal untuk mencurahkan isi hatinya. Dalam kesendirian yang ia peluk, ia menemukan sebuah keheningan yang menyembuhkan, sebuah kedamaian yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. la menyadari bahwa "kita hanya membutuhkan keheningan untuk mempertahankan jiwa yang waras, di tengah dunia yang sangat keras."
You may also like
Slide 1 of 9
kaLAna: Two Different Worlds cover
After he left cover
Coretan Sera (HIATUS)  cover
ibuku duniaku cover
GARIS TAKDIR [HEESUN] cover
Bumi Ranah Sagara ~Tamat~ cover
ZENNAVY [END] ✅ cover
Hide The Pieces (Slow Update) cover
Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•|| cover

kaLAna: Two Different Worlds

17 parts Ongoing Mature

Seseorang bertanya kepadaku, "Apa maksudmu? Apa yang membuatmu bertindak sejauh itu? Bagaimana kamu bisa melakukan itu? Aku ga bisa memahamimu." Sederhana saja. Ada banyak hal yang ingin ku lindungi. Hal-hal yang harus ku jaga. Saat memikirkannya, kekuatan tanpa akhir mengalir di diriku, dengan sangat wajar. Aku akan bangkit lagi bila perlu. Ga peduli betapa sakitnya, aku hanya ingin melindunginya.