Someone Like You

Someone Like You

  • WpView
    Reads 685
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 10, 2017
"Tuhan kembalikan dia di sisiku lagi. Aku tak sanggup jika harus melewati semua ini sendirian." Alisha "Kamu nggak usah takut. Kamu nggak sendirian kok. Sekarang ada aku di samping kamu. Karena aku akan terus jagain kamu dan terus ada disamping kamu." Jonathan Alisha Roselani Aznii A Gadis yang memiliki seribu satu rahasia. Gadis berhati malaikat. Banyak hal yang dimilikinya, namun ada satu hal yang tidak ia miliki. Kebahagiaan. Ya, tak ada kebahagiaan lagi dalam hidupnya setelah kecelakaan yang menimpanya setahun silam. Dulu ia sangat suka jika berada di bawah guyuran air hujan. Namun keadaan telah mengubah segalanya. Kekasihnya pergi meninggalkan dirinya untuk selama lamanya. Tidak ada yang tahu jika ada sesuatu dibalik kecelakaan itu. Lalu bagaimana Alisha melewati hari hari setelah kebahagiaan telah hilang dari hidupnya. Apakah Alisha mampu melewati semuanya sendirian dan mengembalikan keadaan seperti semula, atau justru Alisha yang pergi menyusul Jevan?
All Rights Reserved
#216
takterduga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fragment Of Serenade (END)
  • Mirari : Melodi Semesta [END]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • I'm promise with you
  • Destined for me 2
  • Evanescent
  • Althais [END]

Lelah, gak, sih? Mencintai sendirian? Cinta itu seperti melodi. Mengalun lembut, menyusup dalam setiap detak jantung. Namun, bagi Asha, cintanya hanyalah serenade yang terpecah. Kepingan nada yang ia lantunkan berulang kali untuk Arsen, tulus. Tanpa balas. Arsen selalu menjadi pusat dunianya, meski hanya memberinya dingin dan penolakan. Sementara seseorang diam-diam merangkai setiap kepingan yang ia tinggalkan. Mendengar setiap lirih yang tak pernah sampai pada Arsen. Ketika Asha memilih berhenti mengejar, meninggalkan serenade itu sebagai kenangan yang tak lagi ia pedulikan, hanya saat itulah Arsen menyadari. Terlambat. Karena kini, serenade Asha telah menemukan pendengarnya yang sejati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines