TEASER - Perasaan Yang Ditunggu

TEASER - Perasaan Yang Ditunggu

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 3, 2017
Perasaan Yang Ditunggu adalah salah satu dari 10 karya terpilih lomba novela yang diselenggarakan Bentang Pustaka untuk lini mereka yang baru, yaitu lini penerbitan digital Bentang Pustaka. Jika ingin membaca cerita lengkapnya, silahkan membelinya di https://play.google.com/store/books/details/Fitri_Andriani_Perasaan_yang_Ditunggu?id=nD26DQAAQBAJ aja ya :D Blurb: Rom. Cowok itu sabahat Ran dari dulu. Sikapnya yang selalu manis, bikin Ran jatuh hati. Sayangnya, status mereka nggak ke mana-mana, jalan di tempat dengan label persahabatan. Seb. Murid baru adik kelas Ran ini bule yang kegantengannya terkenal seantero sekolah. Dan, Ran beruntung dapat surat simpati dari Seb pada saat MOS lalu. Seb juga yang selalu mengisi hari-hari Ran dengan penuh kejutan. Selama ini, hati Ran hanya untuk Rom. Namun, kehadiran Seb mulai mencerahkan harinya. Haruskah Ran move on dan meraih hati yang lebih pasti?
All Rights Reserved
#20
novela
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruined Bitch
  • Forgetting Not Forgotten
  • Axiomatic (Telah Terbit)
  • playlist (completed)
  • Love Is Blue (END)
  • Someday
  • Tuhan Kapan Aku Bahagia [TERBIT]
  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • Titania

⚠️ Cerita ini mengandung konten muatan dewasa, tidak direkomendasikan dibaca oleh anak di bawah usia 18 tahun. BLURB - Ruined Bitch Sekar tahu dunia tempatnya berpijak tidak pernah ramah bagi wanita sepertinya. Hidup mengajarinya untuk tidak berharap terlalu banyak, terutama dari pria. Baginya, hubungan hanyalah transaksi-permainan di mana kendali harus tetap berada di tangannya. Sampai ia bertemu pelanggan spesial itu. Marshal Wijaya, pria yang dingin dan berbahaya, bukan tipe yang mudah terbaca. Ia tidak sekadar membeli waktu Sekar, tetapi juga merenggut sesuatu yang lebih dalam. Sentuhannya mengancam pertahanan yang selama ini Sekar bangun. Tatapannya seakan ingin menelanjangi lebih dari sekadar tubuhnya-ia ingin masuk ke dalam pikirannya, mencuri perasaan yang seharusnya tidak ada. Semakin Sekar berusaha menjaga jarak, semakin kuat tarikan yang mengikat mereka. Marshal menginginkannya lebih dari sekadar bayaran, sementara Sekar tidak yakin apakah ia siap kehilangan kendali. Ketika batas antara transaksi dan keterikatan mulai kabur, Sekar harus memilih: bertahan dengan tembok yang melindunginya, atau membiarkan dirinya jatuh-meski itu berarti hancur dalam genggaman pria yang bisa saja menghancurkannya lebih dari siapa pun. Karena dalam permainan seperti ini, tidak ada yang benar-benar menang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines