Adherio

Adherio

  • WpView
    Reads 3,828
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 23, 2017
Rio Nathaniel, yang kerap dipanggil Rio. Manusia dingin, cuek dengan sekitar, tak percaya dengan adanya cinta karna 'seseorang' dimasa lalu, dan tak tersentuh. Memiliki karismatik yang membuat semua kaum Hawa bertekuk lutut. Adhena Anastasya, yang kerap dipanggil Adhena. Gadis supel, hiperaktif, percaya dengan adanya cinta, tak suka dengan suasana awkward, dan friendly. Cantik dan lucu adalah dirinya. Hampir semua kaum Adam menyukainya. Mereka berdua saling bertolak belakang, layaknya langit dan bumi, namun saling melengkapi. Kejadian demi kejadian membuat mereka mengenal satu sama lain. Ketika perasaan itu muncul diantara mereka, masa lalu yang dipendam Rio kembali hadir, dan memaksanya untuk kembali. Akankah Rio kembali ke masa lalunya? Atau, Rio meminta Adhena untuk membantunya menyembuhkan semua luka dimasa lalu? Atau bahkan, mereka berpisah dan hidup layaknya tak pernah mengenal satu sama lain?
All Rights Reserved
#9
baileemadison
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • PLANET🌙
  • I Missing You (COMPLETED)
  • Date With Benefit
  • Anything For You [COMPLETED]
  • CINTA TAK BERUJUNG
  • BadBoy Promise
  • Dangerous Couple [End]
  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines