We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A I K O
  • WpView
    Reads 311
  • WpVote
    Votes 242
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 1, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"AIKO" Cewek blasteran Indonesia-Australia yang manis tetapi berwatak keras,pelupa berat dan arogan mengalami kisah cinta yang rumit. Bagi Aiko,menerima cinta seorang cowok berarti menyerahkan diri tanpa perlawanan. Hina sekali! Tetapi,haruskah ia selalu berpaling,saat cinta menghampirinya? Padahal sebenarnya ia mulai menikmati hari-hari bersama Takuya yang merupakan mantan kekasih nya,dan tiba-tiba tanpa sadar ia selalu membayangkan wajah Takuya. Takuya,Takuya dan Takuya! Tampaknya cowok satu itu telah merebut hatinya. Jadi?
All Rights Reserved
#9
eri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AIRen
  • Love You Brother  (END)
  • Semesta (offGun)
  • The Way [TAMAT]
  • Langit di Antara Kita
  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]
  • THANK YOU MAHESA
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)
  • My Perfect Arland
AIRen

Alya, siswi SMA yang terkenal cuek dan nggak pernah peduli soal cinta, tiba-tiba dihampiri sosok cowok kuliahan yang punya semua hal yang bikin hati perempuan gampang luluh: sabar, konsisten, dan... terlalu baik. Naren, cowok 21 tahun yang baru lulus semester empat, jatuh hati sejak pertama lihat Alya. Tapi jalan buat masuk ke hati Alya bukan jalan tol. Dia harus jalan kaki, sambil ujan-ujanan, kadang ditendang, kadang juga ditatap kosong. Tapi dia tetap tinggal, tetap bilang: "Gak apa-apa, asal aku boleh ada di sini." Bukan kisah cinta yang mudah. Ini tentang ngejar seseorang yang bahkan gak yakin bisa dibuka hatinya. Tapi Naren percaya, rasa yang tulus gak akan sia-sia. ••• "Aku suka kamu, Alya... lagi." Naren berdiri di bawah hujan, rambutnya basah, suaranya sedikit bergetar. Alya mengalihkan pandangan. "Udah berapa kali sih kamu ngomong gitu?" "Lima." "Trus kenapa masih bilang?" "Karena aku gak bisa berhenti... kamu bisa tolak aku sekeras yang kamu mau, tapi aku gak bisa pura-pura gak peduli." Alya mendesah, tapi matanya berkaca. Naren melangkah sedikit lebih dekat. "Tolong... sekali aja, kasih aku alasan buat bertahan. Atau... kasih aku alasan buat berhenti."

More details
WpActionLinkContent Guidelines