We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pattern

Pattern

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 15, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita abal-abal yang masih banyak kurangnya. Noviah Renata gak pernah bayangin di akhir masa abu-abunya ia mendapat rezeki luar biasa. Di cap pacar oleh pangeran sekolah. "Lo milik gue." Arief Brama Wijaya
All Rights Reserved
#288
rena
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seperti Mencintai Matahari
  • Tanaya
  • Handsome Boyfriend
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • BarraKilla
  • My Sweet Friend (END)

Satu yang disadari Rena, dia tidak terlahir cantik sehingga mempercantik diri hanyalah tindakan sia-sia. Dia yang masih dalam umur labilnya dan masih dalam pencarian jati dirinya malah mencondongkan dirinya menjadi tomboy ditambah lagi dia memang menyukai tontonan sepak bola Eropa, hal tersebut membuatnya lebih dekat dengan teman-teman laki-laki daripada perempuan. Tak dapat dipungkiri juga, Rena memiliki otak di atas rata-rata, dia diterima di SMA negeri favorite di Malang. Rena ditempatkan pada kelas X.10. Kelas yang secara demografi sangat berbeda dengan kelas lain. Entah sistem random apa yang digunakan oleh panitia penerimaan siswa, tapi yang jelas di kelas itu terdapat 60% laki-laki. Sedangkan di kelas lain, siswa laki-laki berkisar antara 30-40% saja. Rena yang bukan merupakan tipe siswa rajin sengaja memilih tempat duduk nomor 3 dari barisan belakang. Menurutnya tempat itu ideal untuknya bermalas-malasan, mencontek atau bahkan tidur di kelas. Rena duduk sebangku dengan teman yang baru dikenalnya yakni Irfa. Di belakangnya duduk dua laki-laki, Arief dan Hendi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines