Short term

Short term

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 13, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Apa jadinya jika seseorang yang saling mencintai memilik waktu yang singkat untuk hubunganya dikarenakan suatu hal yang keduanya miliki. Bella Ananda Putri (16) gadis cantik blasteran jerman-indo mengidap penyakit yang aneh. Ia tetap senang karena masih diberi hidup untuk mencintai&menyayangi orang-orang Muhammad Dimas (16) pria asli indonesia. Biasa dikenal sebagai atlet basket sekolah, selalu bersikap dingin kepada wanita disekolahnya. Baik yang mencintainya mau pun sekedar menyapa. Tidak ada yang tahu bagaimana Dimas bisa bersikap dingin kepada wanita terkecuali Bella. Hanya kepada bella ia bisa bersikap baik dan hal itu membuat semua orang disekolahnya heran, bagaimana seorang Dimas cowo dingin bisa dekat dengan Bella.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senandi Rasa
  • Cinta Yang Tak Diinginkan
  • The Valeska School
  • Trauma
  • BOCAH ITU MILIK SAYA
  • Elang L Cavanix ( END )
  • Hello, My Crush
  • Sudah Terlambat ☑️
  • GIFA
  • ANTARKA [END]

[Bab tidak lengkap, untuk baca lengkap silakan ke Karya Karsa] "Kalau ada satu hal yang ingin aku lakukan, itu adalah mempertahankanmu. Sayangnya, aku tidak bisa, entah karena keadaan atau karena takdir yang tak terelakkan." Selama delapan belas tahun hidup di dunia, baru kali ini Berlin Ghazefa Lifen Soekotjo merasa tidak senang dengan pujian yang orang berikan. Entah karena dia merasa satu persatu hal di dalam hidupnya menjadi kebohongan atau karena calon ketua BEM kampusnya yang menilainya tidak ada bagus-bagusnya. Setidaknya hanya itu yang mampu menjadi alasan kebimbangan Berlin. Terkadang Berlin ingin meledakkan isi kepalanya yang penuh dengan bantahan atas tuduhan-tuduhan tidak jelas dari lelaki yang "katanya" akan menempati tahta tertinggi di kampusnya, Univeritas Indonesia. Jujur, Berlin ingin bersikap apatis saja. Tapi makin hari, semakin ia berusaha bersikap masa bodoh maka semakin jauh juga keterkaitannya dengan calon ketua BEM itu, Gerhana Sabrang Asegaf-lelaki keturunan Aceh-Arab yang jelas berbeda arah dengan dirinya yang merupakan keturunan Tionghoa. Oleh Bella Putri Maharani (Bellazmr).

More details
WpActionLinkContent Guidelines