Pinky Promise

Pinky Promise

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 21, 2017
"Maafin Sammy.." Sammy melepaskan pelukannya dan melihat wajah Vivi yang memerah. "Sammy janji, nanti Sammy pasti nemuin Vivi lagi. Sammy pasti bakal balik lagi." "Beneran?" Tanya Vivi sambil mengusap wajahnya yang berlinangan air mata. "Iya." Jawab Sammy mantap. "Vivi tunggu Sammy yaa." Dan sekarang Vivi yang mengangguk dengan semangat, sebuah senyuman mengembang dibibirnya. "Pinky Promise?" Sammy mengangkat jari kelingkingnya. "Pinky Promise." Vivi pun menyambut jari kelingking Sammy dengan jari kelingking miliknya. Dan kedua jari kelingking mungil itu saling bertautan.
All Rights Reserved
#223
pinky
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔
  • Pink Donut
  • Dinda Anastasya [✔️]
  • ARUMILA
  • Where's Home
  • Om, Ayo Nikah!
  • The Untold Word
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • OUR PROMISE

Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines