We Don't Talk Anymore

We Don't Talk Anymore

  • WpView
    Reads 256
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 24, 2017
Tugas aku hanya mencintai, bukan memaksa agar dicintai. Aku percaya tiap hati pasti ada pemiliknya masing-masing. Seandainya pemilik hati kamu adalah aku, kemanapun kamu pergi, hati itu pasti akan balik ke pemilik hatinya dan Tuhan punya seribu satu cara untuk mendekatkan kita lagi, tapi kalau bukan milik aku, Tuhan juga punya banyak cara untuk nemuin kamu dengan lainnya" ucapku sambil menulis diary.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Always Loving You
  • PERJODOHAN PAKSA ( END )
  • Vanilla Abu-abu
  • U are
  • mama tiri [end]
  • anugrah terindah (end) [before takdir indah]
  • Penyesalan - MANDIRA END
  • SENA
  • zeandra dan Marsha...
  • luka sekaligus obatnya (end)

Butuh waktu lama untuk menantinya. Saat dipertemukan kita harus berpisah dengan cepat. "Aku tau masih banyak yang butuhin kamu disini makanya aku gak ajak kamu pergi. Aku selalu sayang kamu walaupun aku udah pergi nanti. Jaga diri kamu baik-baik" -Ata- "Sejauh apapun kamu pergi aku akan selalu sayang sama kamu. Walaupun nanti ada yang gantiin kamu aku akan sisain ruang kecil di hati aku khusus buat kamu" -Dee- Sebuah cerita dengan segala ke-typo-an dan kesederhanaan. Terima kasih untuk yang bersedia membaca cerita ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines