Pangeran Elements (Boboiboy)

Pangeran Elements (Boboiboy)

  • WpView
    Reads 19,272
  • WpVote
    Votes 983
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 29, 2017
Sebuah kerajaan yang dipinpin oleh raja dan ratu yang bijaksana Suatu hari sang ratu melahirkan 3 bayi kembar, seluruh kerajaan merasa bahagia, tapi datang seorang pemuda dan mengacaukan kebahagiaan tersebut dan orang tersebut menginginkan pangeran halilintar, tapi sang raja tidak memberikannya Ke 3 pangeran pun di bawah oleh seorang pemuda ke sebuah kampung dan dirawat oleh keluarga tersebut Setelah 13 tahun berlalu ke tiga pangeran pun tumbuh menjadi pemuda yang tampan, tinggi dan tangguh Lalu paman mereka menceritakan tentang ketiga elemen yang terdapat di berbagai tempat dan mereka harus mendapatkannya sebelum jatuh ke tangan orang yang salah Dapatkah mereka mendapatkan ke tiga elemen tersebut? Bisakah mereka mengalahkan musuh mereka? Kenapa orang tersebut menginginkan pangeran halilintar? Apa yang akan mereka hadapi saat mendapatkan ketiga elemen tersebut? Simak dalam cerita ini 'pangeran elements' Warning: yaoi
All Rights Reserved
#1
lahap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • All The Memories {Elemental Boboiboy} [SLOW UPDATE]
  • Bukan Sebatas Kekuatan I (complete)
  • Black Emotion
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • Menjadi Adik BoboiBoy [COMPELETE✔]

Nyatanya, mereka bertiga tidak sebahagia yang orang lain pikirkan. Di balik tawa dan senyuman yang mereka tunjukkan, terselubung luka yang tak seorang pun mampu melihat. Taufan yang ingin diakui keberadaannya. Ice yang mendambakan kebebasan. Dan Thorn yang haus akan apresiasi dari sang Bunda. Taufan terus mencoba membuktikan dirinya sendiri, berusaha untuk diakui, meski dirinya seringkali tak dihargai. Ice, meskipun selalu tampak tenang, namun ia terjebak dalam batasan tubuhnya yang rapuh, bermimpi bisa merasakan bebasnya dunia tanpa halangan apapun. Thorn, dengan segala usahanya, merasa tak pernah cukup baik untuk mendapatkan kasih sayang yang tulus dari sang Bunda. Di dunia yang mengagumi harmoni, tak ada yang tahu bahwa kehancuran perlahan mulai menghantui. Tapi, sampai kapan mereka bisa bertahan dalam diam? Sementara hati mereka perlahan terkikis oleh kesedihan yang mendalam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines