My Dearest, Keysha

My Dearest, Keysha

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 25, 2019
*** "Gombal mulu ah kamu" aku mencubit hidung Keenan dengan keras, Keenan meringis kesakitan, kemudian ia membalas cubit pipiku. "Aku nggak mau dicubit cubit, Keen.." aku merajuk, "maunya dipeluk" *** "Gue juga bersyukur bisa terlambat. Karena gue bisa ketemu sama lo". Kalimat terakhir yang diucapkan kak Dafa membuat ku merasa nyawaku melayang layang keawan. *** Nafasku memburu, bahkan air mata ku berlomba lomba untuk keluar dari singgasananya. "Maafin gue yang egois, maafin gue yang kaya anak kecil, gue yang..." Suara tangisanku semakin besar, belum selesai aku berbicara, Keenan langsung memelukku. Kurasakan Puncak kini menjadi hangat di dalam pelukan Keenan. "Terkadang manusia itu bodoh keysha..." ***
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RadenRatih
  • Strong Girl Michella (END)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Bersamamu
  • ON SIGHT (Completed)
  • Semu [Completed]
  • ALSTARAN [END]
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • BarraKilla

"Emangnya keluarga lo mau nerima lo lagi, hah? Nggak ada yang mau nerima lo lagi, Rat. Jadi, jangan sok deh lo itu. Cuma gue yang mau sama lo." 17+ #1 in general fiction (12/07) #4 in romance LENGKAP! FOLLOW AKUN INI SEBELUM MEMBACA AGAR TIDAK BINGUNG. Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA) Bagi Ratih, dia hanya butuh satu orang saja yang ada untuknya. Begitu pun bagi Raden. Mereka pikir, semua akan baik-baik saja asalkan mereka tetap bersama. Nyatanya, tidak. Apalagi Raden benar-benar mencari uang sendiri, dibuang sang papa, jauh dari sang mama. Emosinya yang masih belum terkontrol. Omongannya yang sering ceplas-ceplos dan menyakiti hati Ratih serta dia yang mudah simpati dengan orang lain yang mempunyai nasib sama seperti dia- menjadikan bumerang bagi dirinya sendiri. [Akan diupdate secepat yang penulis bisa agar cepat tamat] • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines