
Bunga indah itu jatuh diatas lantai gereja yang dingin. tatapan mata tajam itu menusuk jiwaku, dan kalimat yang baru saja terucap dari bibir manisnya, membunuhku. Sedetik yang lalu dia membuatku menjadi wanita yang paling bahagia dan sekarang dia membunuhku dengan ekspresi dinginnya. "kita hentikan semua ini, kita akhiri semuanya" lagi, kalimat itu membuat semua syarafku tidak bekerja dan entah bagaimana, saat ini badanku bernasib sama dengan sang bunga.All Rights Reserved