Shadow

Shadow

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 23, 2017
Bunga indah itu jatuh diatas lantai gereja yang dingin. tatapan mata tajam itu menusuk jiwaku, dan kalimat yang baru saja terucap dari bibir manisnya, membunuhku. Sedetik yang lalu dia membuatku menjadi wanita yang paling bahagia dan sekarang dia membunuhku dengan ekspresi dinginnya. "kita hentikan semua ini, kita akhiri semuanya" lagi, kalimat itu membuat semua syarafku tidak bekerja dan entah bagaimana, saat ini badanku bernasib sama dengan sang bunga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dunia Kita Berbeda
  • we'll be okay
  • U(you)
  • Crazy Phsyco||harukyu(slow up)
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • SUBSTITUTE (LURAH)
  • (Bukan) Aku
  • Thanks for all
  • Aku? Kamu? kita? (freshan?)END

100% Fiksi

More details
WpActionLinkContent Guidelines