Sebuah Rasa

Sebuah Rasa

  • WpView
    Reads 1,410
  • WpVote
    Votes 169
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
🍁🍁🍁🍁🍁🍁 Tentang sebuah rasa yang terus mengembara Mencoba untuk mengucapkan Namun tertanam dalam dada Hanya dapat menuliskan setiap untain kata indah menjadi kalimat. Berharap dapat mengatakannya namun sayang hanya dapat dipendam semua rasa yang membuat hati berdetak merasakan rasa yang tak sama Kutuangkan dalam kalimat puitis Sebuah Rasa yang terpendam dihati.... Inilah rasa ku Dalam sebuah rasa "συειδησις - suneidêsis ♥♥♥ Thanks for 🏅#17-lifequotes 🏅#11-lifequotes 🏅# 4 -lifequotes _ 7 February 2021 🏅# 2 -lifequotes _ 9 February 2021
All Rights Reserved
#255
curahanhati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Tak Bertuan
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • PROSPECT HEART (End)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Alsafar✔〚END〛
  • Goresan Tinta
  • Kata Baper「Quotes」

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! © 2026 by AuthorKhentut. All Rights Reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines