Pregnant Contract

Pregnant Contract

  • WpView
    Membaca 189,194
  • WpVote
    Vote 5,524
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Feb 21, 2017
WpInfo
Fiksi
Romansa
"hah?! lu gila? lu nanggepin omongin Dion? itu tidak mungkin Jo!" "apa yang gak mungkin? uang? seberapa pun nominalnya akan gua bayar" "untuk apa lu buang-buang uang hah?! lebih baik lu menikah aja, lu kan mapan, tampan, kaya, apa sulitnya mencari wanita?" "nah kalau gitu lu cariin wanita untuk surrogate mother gua. menikah?! gua kan udah bilang, gua gak mau menikah! kecuali... gua akan menikah kalo sama Jane" "tapi..." "lu patuhi perintah gua aja Alex!! gua mau rapat dulu, gua harap lu udah tau caranya gimana biar gua dapet surrogate mother" . . untuk apa gua menikah? menikah itu merepotkan. tidak bebas! banyak aturan! terikat! lebih baik gua gunain uang gua ini. gua tidak butuh istri, gua hanya ingin bayi. 'Jhonatan Evert Grayson' "aku butuh uang Ra, mami gua sakit. gua harus apa? gua harus melakukan itu" sambil terisak "sesusahnya elo, elo yakin Vi? itu gak mudah lohh" "gua gak peduli Ra, gua harus terima itu" Hidup gua berubah drastis semenjak ayah gua pergi ninggalin gua dan mami gua. sekarang, mami gua sakit. mau gak mau gua harus nerima kerjaan tersebut. apapun resikonya yang penting mami gua bisa sembuh. 'Via Amaria Hildreth'
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Baby's Contract✓
  • Annoying Boy & Good Papa
  • SAH (Menikah Dengan Mantan)
  • [1]Stupid Wedding
  • Istri Cadangan
  • Maniac Step Brother (18+)
  • DIKANESHA
  • The Proposal
  • MALAM(MALA & ILHAM)
  • For My Daughter

Cerita ini sudah tamat dan bisa kalian dapatkan versi lengkapnya di Karyakarsa kataromchick atau versi ebook di google playbook 'Faitna YA'. ~~~~ Teija Nero dan Nova Saki tidak pernah berharap dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Mereka hanya terjebak dalam kondisi yang memantik kesalahpahaman semata. Katakan saja mereka berada dalam tempat dan kondisi yang tak beruntung, hingga harus dinikahkan dalam waktu singkat. Pernikahan itu bahkan dilaksanan saat mereka berada di penghujung masa SMA. Gila, bukan? Mana ada, sih, orang tua yang menikahkan putra dan putri mereka yang masih SMA? Jika kasusnya memang terjadi kehamilan, baik Teija dan Nova angkat tangan. Namun, kasus mereka berdua berbeda! Nova tidak hamil! Bahkan Teija saja belum sempat menyentuh bibir gadis itu, karena ibu Teija sudah keburu membuka kamarnya. Dalam kasus ini, Teija menyalahkan Nova. Karena permintaan gadis itu yang aneh, mereka menjadi terikat sepenuhnya. Namun, karena mereka masih sangat begitu muda, maka masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan menjanjikan. "Kita nggak bisa diem aja, Teja!" "Terus mau apa? Kita udah sah juga." "Gue nggak mau masa muda ini sia-sia!" "Ya, terus apa???" "Let's make a deal. No, no, no! Bukan kesepakatan biasa. Kita harus bikin kontrak di atas materai! Selama kita masih pengen seneng-seneng di masa muda, no babies included in this marriage!" "Terus kalo mama kita repot minta cucu?" "Kita masukin ke poin kontraknya, babies included near our divorce!" Bisakah mereka berdua menjamin kedatangan bayi sesuai rencana?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan