Si Cupu Tenar

Si Cupu Tenar

  • WpView
    Reads 282,652
  • WpVote
    Votes 12,956
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 10, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
2 Juli 2017 - 21 Oktober 2018 >>SELESAI<< Perjalanan cinta monyet seorang Keyra,cewek cupu yang sering di bully di sekolah. Bagaimana ia harus memilih antara persahabatannya atau orang yang ia suka ? Bagaimana jika seorang cewek cupu yang biasa di bully justru berbalik menjadi sosok yang tenar di sekolah ? Disaat hati di uji oleh sebuah ungkapan perasaan seseorang. Akankah ia menerimanya,atau justru mengabaikannya demi sebuah prinsip "pacaran masa sekolah itu gak penting" ??????????? Jangan lupa vote dan komennya yaa ❄❄
All Rights Reserved
#7
monyet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kinara: Love Yourself
  • Chasing You [END]
  • Kembar Sial | END
  • Childhood Sweetheart
  • GEBETAN (Tamat)
  • The Game
  • KAMU YANG JATUH, AKU YANG CINTA
  • Pal In Love

Kinara ingin merasakan dikagumi cowok semasa SMA. Dia ingin tahu bagaimana rasanya dicintai. Masalahnya dia tidak menarik dan tidak cantik. Jadi mana ada cowok yang mau dengannya? Belum lagi Kinara menaruh rasa iri kepada sahabatnya karena cantik dan disukai banyak orang. Lain lagi dengan Kinara yang terkadang dijadikan objek ledekan oleh Koko dkk karena kulit sawo matangnya. Semua itu membuat Kinara tidak bisa sepenuhnya menjadikan Kaylira sebagai teman curhatnya. Masa SMA Kinara berubah ketika nomor telepon yang Kaylira berikan bukan tersambung kepada Dirga. Karena hal itu Kinara jadi dekat dengan dua cowok sekaligus. Yang satu bernama Dirga, cowok baik dan perhatian. Yang satu lagi bernama Banana, cowok misterius yang suka makan pisang. Kalau sudah begini Kinara malah tidak percaya dirinya bisa dekat dengan dua cowok sekaligus. Cover: Canva Picture: Freepik 2018-sekarang

More details
WpActionLinkContent Guidelines