Story cover for Something Wrong by kathvery_
Something Wrong
  • WpView
    Reads 4,303
  • WpVote
    Votes 494
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 4,303
  • WpVote
    Votes 494
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Jan 24, 2017
"Ketika cinta menuntunmu ke jalan yang menyakitkan"
Ketika Tuhan mengkehendakinya.
Kita bisa apa?
***
Sebuah kisah tentang persahabatan, cinta, dan keegoisan.
Sebuah cerita tentang persahabatan yang hancur karena cinta yang tidak terucap. Persahabatan yang hancur karena keegoisan dari mereka yang sebenarnya saling menyayangi. Yang tanpa mereka sadari menimbulkan bekas luka dan dendam yang mendalam.

Aku memang egois dulu. Tapi aku melakukan semua itu demi kalian. Maaf karena aku menghancurkan persahabatan kita.
-Prilly Latuconsina

Aku salah, sangat salah. Tapi, aku sadar di dalam hatiku cuma ada kamu. Maaf kalau aku menyakitimu. Aku menyesal.
-Aliando Syarief
All Rights Reserved
Sign up to add Something Wrong to your library and receive updates
or
#386aliprilly
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Inginku Memilikimu cover
SHORT STORY A & P cover
Itu Aku Dulu cover
secretary and ceo fierce cover
Hanya Padamu (Aliando Prilly Story) -END- cover
Ketika CINTA Itu Datang cover
Sahabat Jadi Cinta cover
Cintalah yang Menemukan Kita cover
Sebelah Mata  cover
BR[OK]EN HEART [END] cover

Inginku Memilikimu

17 parts Complete

Walaupun aku tahu, aku sudah berkali-kali membuat kesal bahkan marah. Dan saat kamu kecewa denganku, aku datang dengan wajah tidak berdosa. Disaat aku sedih, kamu yang ada disampingku. Saat aku bahagia pun, kamu merasa bahagia walau aku tahu, tersirat ada rasa keKECEWAan. Namun demi membuatku tersenyum, kamu mengeluarkan beribu cara untuk menyembunyikan semua itu. Maafkan aku! Aku tidak tahu! Sumpah! Aku tidak mau salah memilih lagi! Aku tidak rela kamu bersama yang lain. Mungkin aku egois, karena hati. Hati aku yang selalu menuntunku untuk memilihmu. Prilly. Sungguh, aku sudah tak kuat menerima kenyataan ini. Dia sudah bahagia! Tapi aku tetap mengharapkannya! Kenapa Tuhan! Kenapa Engkau mengirim aku hanya untuk menjaganya, bukan memilikinya! Aku ingin menangis menyaksikan semua ini! Tapi aku tak mau terlihat lemah. Aku harus kuat. Tapi, saat dia menceritakan apa yang terjadi hari ini dengan senyum riangnya, ya? Aku senang. Apakah aku harus rela melepaskannya untuk orang lain yang disukainya?! Aku tak rela Tuhan! Aliando.